Lombok 2021 part 3

Disclaimer: cerita ini murni sepenuhnya pengalaman pribadi

Hari ke-4 di Lombok kita sudah ada beberapa rencana. Daripada kelupaan dan khawatir besok-besok waktunya mepet. Hari ini tujuan pertama ke toko oleh-oleh di Lombok! Woohoo! Driver membawa kita ke toko oleh-oleh namanya Sasaku. Masih terletak di kawasan Senggigi, tidak jauh dari Hotel. Sasaku tidak hanya toko oleh-oleh tapi ada restorannya juga lho. Driver ajak kita kesini karena menurut rekomendasinya, paling lengkap dibandingkan toko oleh-oleh lainnya. Begitu masuk, ambiance-nya mengingatkan kita dengan toko oleh-oleh di Bali yaitu Kr*sna. Saat Kami di Sasaku, hanya Kami pengunjung yang datang, jadi sangat leluasa memilih barang. Saya setuju bahwa Sasaku memang super lengkap banget! Mulai dari jewelery, kain tenun, topi, kaos, baju wanita, aneka souvenir, sandal, hingga bermacam-macam makanan khas juga tersedia. I love it!

Sasaku, Lombok
Sasaku, Lombok
Kain Tenun, Sasaku, Lombok
Sasaku, Lombok
Sasaku, Lombok
Sasaku, Lombok

Tempatnya yang nyaman dan luas juga membuat anak-anak betah. Kami puas memilih oleh-oleh untuk orang terkasih. Untuk harga cukup kompetitif ya, yang penting kualitas baik dan gak pake ngotot-ngotot an nawar. Hehe. Apakah saya beli kain tenun? Tentu saja! Saya tuh suka banget Kain meskipun gak setiap hari pakai, tapi suka. Kadang berkhayal, lucu juga ya kalau dibuat model baju ini itu. Sayangnya biaya jahit jaman sekarang ngalahin harga bahan kainnya. Hihi. Instagramnya: @sasakulombok.  Saya kasih nilai 9 dari 10 untuk Sasaku, Lombok.

Taman Narmada
Taman Narmada
Taman Narmada
Taman Narmada
Taman Narmada

Setelah selesai dari Sasaku, Kami makan siang di Kota Mataram. Rekomendasi restorannya enak bangettt. Sesuai dengan selera Kami. Tujuan berikutnya, ceritanya mau wisata sejarah untuk anak-anak. Kami meluncur Taman Narmada. Begitu sampai, Kami disambut tour guide yang memang bertugas untuk mendampingi meskipun kita gak minta. Mulailah tour guide menjelaskan asal-usul cerita sejarahnya. Kami mengelilingi Taman Narmada tapi sayangnya anak-anak gak happy. Mereka kurang menikmati jadi Kami memutuskan untuk gak lama-lama di situ. Kami berpamitan dengan tour guide katanya kasih uang seikhlasnya, ketika Kami sudah kasih. Disebutlah nominal tertentu, jadi ya kita kasih.

Taman Narmada
Taman Narmada
Taman Narmada
Taman Narmada
Taman Narmada

Dari Taman Narmada, Kami memutuskan balik ke Hotel saja, jadi Kami sunset-an di Hotel sajalah. Di perjalanan pulang kita review kenapa nih kok anak-anak gak menikmati? Pertama, sarana dan prasarananya kurang terawat, rumput liar dan kebersihannya biasa aja. Mungkin harus dimaklumi karena katanya baru 10 hari beroperasi kembali. Anak-anak tidak kita izinkan untuk main air, sementara di sana ada danau, kolam renang, tapi hanya lihat saja. Saya kasih 7 dari 10 untuk Taman Narmada.

Senggigi to Gili Air

Royal Singosari, Gili Air
Makan siang di Royal Singosari, Gili Air

Hari ke-5 di Lombok kita mau menyeberang ke Gili Air, rencananya hari ini pergi pulang saja dengan berbagai pertimbangan. Perjalanan Kami tempuh selama 15 menit menggunakan private speed boat. Setelah sampai, Kami langsung mengambil posisi di Royal Singosari, Gili Air. Anak-anak tentu saja langsung mantai! Kami makan siang di tempat yang sama. Harus diakui menu-menu yang ditawarkan di Royal Singosari, Gili Air memang lezat! Makan siang dengan hidangan lezat di pinggir pantai. Duhh, cinta banget ya kann. Saya kasih nilai 8 dari 10 untuk Royal Singosari, Gili Air.


Sunset in Lombok

Sorenya sebelum Kami nyebrang lagi ke Senggigi. Kami naik delman keliling Gili Air. Di semua Gili yang tersebar memang tidak diperbolehkan kendaraan seperti motor / mobil. Jadi di Gili memang hanya ada sepeda, delman, perahu, dan speed boat. Jadi pemandangan yang biasa banget lihat bule atau penduduk lokal naik sepeda di Pulau tersebut. Tentu yang bikin sedih karena sepiii banget, padahal saya yakin kalau kondisi normal pasti seru banget. Pas banget nyebrang dari Gili Air ke Senggigi saat sunset. Cantik sekali baik laut maupun langitnya. Jujur saya baru nemu daerah yang beneran gak ada motor / mobil. Salut banget.

Tour Guide: Humaidi Makruf

HP: 081339778872

IG: @humaidi_makruf

Published by Frany

Jakarta - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

2 thoughts on “Lombok 2021 part 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: