Posted in Uncategorized

Kunjungan Tema, Pendidikan Jenazah, & Baju Adat Nov’ 2019

Tidak terasa sudah di akhir November, akhir tahun segera dijelang, dan setahun sudah tragedi terjadi. Mudah-mudahan keinginan manusia sempurna segera terwujud, udah ngebet banget kayaknya beliau. Begitupun semester 1 akan segera selesai, apahh?? Kayaknya baru kemarin hari pertama masuk SD. Enak aja lo ngomong. Sini yang jungkir balik ngajarin pelajaran, ngerjain tugas sekolah, dll dst. Jadi gak ikhlas? Insya Allah ikhlas lahir batin, cuma kok asumsi Anda gak pake otak, jadi pengen iris-iris otak dan bakar hati nurani Anda. Hoho *sadismodeon *sekaliancurcol

Antri masuk kapal
Foto di depan kapal

Selasa, 19 November 2019.

Kunjungan tema (kegiatan penunjang tema) semester 1 “menumbuhkan semangat Nasionalis bersama TNI” ke Markas Besar Kolanmil TNI AL di Tanjung Priuk. Anak-anak naik kapal besar yang bersandar. Detil cerita, namanya juga anak SD kelas 1 yang cerita, yaa gitu deh. Intinya, “seru lho, Bu. Kapalnya besaarrr sekali.” Baiklah, Alhamdulillah kalau bocah gembira.

Belajar memandikan jenazah
Belajar merapikan jenazah dengan kain kafan
Belajar merapikan jenazah dengan kain kafan
Belajar sholat jenazah
Belajar sholat jenazah
Belajar sholat jenazah
Belajar mengangkat jenazah

Jumat, 22 November 2019.

Akhirnya di akhir semester 1 ini kelas 1 kebagian juga Pendidikan Jenazah Sejak Dini (PJSD). Ini merupakan salah satu program unggulan sekolah. Anak-anak diajarkan untuk mengurus jenazah dengan baik. Mulai dari jenazah tiba kemudian memandikan, mengkafankan, hingga diangkut menuju tempat pemakaman. Saya seneeenggg luar biasa, selain mahram karena sesama perempuan. Tentu kita semua berharap, ketika meninggal nanti anak kandung kita yang akan mengurus di akhir hayat kita sebagai bentuk bakti terakhir insya Allah. Meskipun ada ‘pesan sponsor’ di balik ini.

F : “berarti nanti kalau Ibu meninggal kamu bisa mengurus jenazah Ibu dong?”

T : “bisa sih, tapi ibu meninggalnya jangan pas aku masih kecil begini.”

Sejak kapan meninggal bisa request cintakuuuhhh ๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜…

Kamis, 28 November 2019.

Kamis minggu keempat, seperti bulan lalu, bulan ini pun menggunakan baju adat. Teona menggunakan baju adat Aceh, biasa digunakan saat perempuan membawakan tari Saman. Saya tidak ada darah Aceh, tapi saya suka Aceh. Tahun 2011 pernah scuba diving di Sabang, Aceh. Saya suka kuliner dan budaya Aceh. Saya pun punya tetangga sejak kecil yang sudah seperti keluarga sendiri yang sekarang sudah kembali tinggal di Aceh. Si bocah pun senang pakai baju Aceh. Alhamdulillah.

Sekian cerita akhir November ini. Kamu gimana nih, ada cerita sampah, berkesan, kesialan, atau bahkan tragedi di November ini?

Author:

Jakarta - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

4 thoughts on “Kunjungan Tema, Pendidikan Jenazah, & Baju Adat Nov’ 2019

  1. Oh wow anak sd kelas 1 ada pelajaran mengurus jenasah Fran? Aku blom perna denger or tau sebelumnya jadi lumayan surprised ๐Ÿ˜ฎ. Jawabannya Teona lucu tapi juga gimana gituuuu….๐Ÿ˜

    Like

    1. Saya juga baru tau kalau ada Pendidikan mengurus jenazah (diutamakan jenazah orang tua) sejak dini. Bagus banget. Minimal anak jadi tau. Sebetulnya mau dikubur/dikremasi/gimanapun pasti akan jadi bakti terakhir anak ke orang tua bisa mengurus jenazahnya ๐Ÿ˜Š

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s