Serba-serbi lalu lintas

Saya paling yang gak pernah lihat yang parah dalam berlalu lintas sejak dulu sampai sekarang. Pun ditambah saya orang yang paling gak peduli dan gak ngeh dengan sekitar. Yang terakhir bukan bangga tapi kenyataannya gitu. Tapi kemarin, saya lihat kecelakaan lalu lintas yang cukup bikin saya tersentak. Karena kejadiannya begitu cepat dan parah. Jalanan belum macet meskipun sudah jam pulang kantor. Karena satu dan lain hal. Hari itu Teona dan saya pulang cukup sore. Pasti pada tau kalau separator di busway pada gak ada karena jalan lagi diaspal ulang. Saya lihat dengan jelas namun cepat. Motor tersebut nyalip mobil belakang lalu ke samping kanan, entahlah apa mungkin ban slip di perbatasan busway dengan jalan biasa. Saya berpikir begitu karena bukan masalah beda tinggi tapi memang ada perbedaan antara jalan biasa dan jalur transjakarta. Secepat motor itu melaju, kemudian motor jatuh ke kiri dan pengendara terhempas ke kanan dan tidak bergerak. Sesaat nafas saya terhenti. Masih hidupkah? Apa baik-baik saja? Posisi sulit karena saya tidak bisa berhenti bahkan melihat kejadian sesudahnya. Orang yang sedang menunggu di shelter busway pada lompat ke jalur transjakarta untuk menolong. Polisi yang bertugas masih sekitar 300 meter dari tempat kejadian. Meskipun saya melihat kesalahan si pengendara. Namun saya berdoa semoga dia tetap hidup.

Rasanya seburu-buru apapun, tetap harus waspada. Nyalip dan beratraksi di jalan rasanya gak bijak sama sekali. Knalpot bersuara bising aja itu di mana kerennya? Coba tolong jelaskan. Boro-boro keren, bikin telinga orang lain rusak iya. Polusi suara, kampungan! Selain saya bukan tipe manusia yang gaul, eksis, hits. Apapun itu, menarik perhatian orang atau ingin jadi pusat perhatian. Banyak cara elegan yang bisa dilakukan. Tanpa harus atraksi di jalanan, kebut-kebutan, knalpot kaleng rombeng, dll dst. Saya manusia paling cerewet, ribet, dan akan banyak complain kalau ada hal yang meresahkan. Termasuk dalam hal berlalu lintas dan sejak duluuu. Mau naik angkot kek, mau naik transportasi umum apapun itu, mau naik mobil pribadi. Mulai dari naik angkot udah kebaca bakal ada tangan jail yang mau nyolek saya, langsung saya tutup jendela dan kejepit deh tangannya. Trus saya pura-pura bego. Hingga pengendara yang gak punya otak kalau jalanan sore di terowongan casablanca macet gilak tapi tetep gak mau antri, karena nyelak gak sopan dan ambisius. Makin gak saya kasih jalan, saya pepet terus mobil depan sampe semepet mungkin.

Saya jahat dan rese? Ya tergantung. Kalo situ sopan dan pengertian. Saya bisa jauhh lebih baik. Tapi kalo udah cari masalah. Mati lu! Herannya banyak orang yang berlalu lintas kaga ada sopan-sopannya itu bermental galakan dia dan belaga atau mungkin bodoh beneran. Aslik ngeselin. Meskipun saya juga gak selalu setuju dengan peraturan yang ditetapkan. Minimal saya berusaha tidak melanggar, dengan sengaja pun tidak. Intinya gak berusaha cari masalah aja. Kalau kamu tipe orang yang gimana kalau berlalu lintas dengan transportasi apapun?

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

6 thoughts on “Serba-serbi lalu lintas

  1. Jakarta memang sudah sakit, dan kekurangan sanksi, keliatan dari perilaku pengguna jalan. Kmrn saya baca komik pengguna jalan di twitter @mbot. Bikin ngakak. Ada yg di casablanca juga.Yang BT sama prilaku di jln raya bukan cuma kita.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s