Gigi dewasa pertama

Minggu, 23 Desember 2018 saat saya bangunkan Teona. Dia mengeluarkan sesuatu dari dalam mulutnya yaitu gigi! Gigi yang duluuu pertama tumbuh saat bayi. Kalau dulu saat tumbuh gigi susu, demam/sumeng dan rewel. Saat gigi goyang dan sudah tumbuh gigi baru di belakan gigi susu. Terbitlah keluhan karena kalau disikat gigi yang goyang tersebut tidak nyaman/sakit sehingga jadi pelan-pelan dan hati-hati. Juga kalau dipakai untuk mengigit makanan jelas jadi gak enak. Paling tidak, kalau sekarang sudah bisa diketahui apa sebab gak nyamannya. Kalo pas bayi kan mesti nebak atau analisa dulu sebabnya. Time flies ~

Usia 5 tahun 8 bulan, gigi pertama yang dulu tumbuh itu sudah berganti gigi dewasa. Alhamdulillah. Saat pemeriksaan terakhir sebelum ambil rapor, memang ada catatan dari dokter gigi yang memeriksa untuk dicabut gigi yang goyang itu. Ambil rapor Jumat, 21 Desember 2018. Selang 2 hari kemudian gigi yang goyang sudah copot sendiri. Gigi tersebut saya bersihkan (sikat), keringka, taruh di plastik ziplock, dan diberi tanggal. Exciting sama si gigi pertama yang copot ini, rasanya sah ajalah.

Setelahnya gak ada keluhan lagi, sikat gigi dan makan pun udah biasa. Jadi gak sempat ompong juga, karena gigi baru sudah tumbuh sedikit. Sampai saat ini saya cek sendiri, belum ada tanda gigi goyang berikutnya sih. Jadi masih menikmati si gigi dewasa pertama ini tumbuh. Semoga gak ada drama dan kendala berarti sama si gigi bocah. Kamu ada cerita gigi pertamamu atau gigi anak kecil yang copot juga?

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

7 thoughts on “Gigi dewasa pertama

  1. tante gak boleh liat senyum teona yang gar ada giginya yaaa. btw dulu fran jaman saya masih kecil kalo gigi atas yang copot dibuang begitu aja. tapi kalau gigi atas yang copot dibuang ke atas genteng. sekarang gak ada lagi kali ya…

    Like

  2. Maa syaa Allah! Baarakallah buat gigi barunyaaa. Inget dulu pas kecil urusan gigi ini macem-macem banget. Mulai dari gigi copot sendiri, gigi bolong, gigi dicabut, gigi ditambal, gigi menggantung di gusi (setengah copot krn akar giginya masih nempel), dll saya rasain dengan hati suka cita sebagaimana anak-anak yang ga pernah mikir macem-macem dan jadi stres. Rewel juga sih tapi yaa habis itu main-main lagi hahaha.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s