Deteksi dini orientasi seksual anak

Hari gini, tentu saja permasalahan ini menjadi amat sangat penting! Banyak banget kasus di luar sana yang bikin kita terbelalak. Terlepas dari semua agama yang ada di Indonesia tidak ada yang mengakui penyimpangan seksual. Apalagi dari sisi moral dan kesehatan. Narasumber yang mumpuni dan antusiasme orang tua murid membuat saya jadi semakin penasaran. Sebelumnya saya pernah post ini, ini, juga ini, saking saya udah gak bisa berkata-kata lagi dan mengungkapkannya. Berikut ini poin-poin (yang menurut saya penting) yang akan saya bahas:

Bila zaman duluuu, kita hanya mengenal heteroseksual (laki-laki menyukai perempuan) atau same sex attraction. Tahun 1960-an mulai berkembang orientasi seksual menyimpang bersamaan dengan maraknya feminisne. Semakin kesini berkembang orientasi seksual, diantaranya:

  1. Homoseksual, penyuka sesama jenis.
  2. Biseksual, bisa menyukai wanita dan pria.
  3. Aseksual, tidak menyukai baik pria atau wanita.

Bila tahun 2017, Australia sudah mengakui LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, & Transgender). Bahkan PBB pun sudah mengakui 😣 Bila ancamannya dilaknat Allah, tindakan seks menyimpang LGBT tidak akan mau dibantu untuk berubah. Justru yang mau dibantu adalah mereka yang mau berubah. Mencaci maki bisa, yang membantu berubah yang perlu dilakukan. LGBT ada di segala aspek kehidupan, tidak memandang agama, materi, dll. Beberapa poin setelah ini akan saya sensor, bila ada yang ingin tahu, bisa email ke saya. Akan saya jelaskan pembahasan lebih lanjut dari narasumber.

Kekhawatiran adanya kaum LGBT ini antara lain:

  • Pukulan telak ajakan STOP pacaran, karena takut dianggap homo.
  • Tindakan homosekasual seperti kaum Nabi Luth as. Cirinya, pernikahan jaman sekarang semakin mundur (dari sisi usia).
  • Kecemasan orang tua wanita yang menanti jodoh. Kalau laki-laki urusannya sp*rma, kalau perempuan hati.
  • Orang tua cemas tentang orientasi seksual anaknya
  • Jalan dakwah semakin berat

Penyebab LGBT : biologis dan psikologis. BUKAN DNA! Bayi lahir apakah langsung gay? πŸ˜” Tiga kasus dari sekian contoh kasus yang dijelaskan narasumber, misalnya:

  • Bila seorang anak memiliki penyakit, sehingga ada kemungkinan harus dilakukan penyuntikan hingga usia SMP sehingga mematikan hormon, lalu terapi hormon dan Alhamdulillah sembuh.
  • Salah role model. Seorang anak perempuan memiliki 2 kakak laki-laki. Mengikuti aktivitas laki-laki, mulai dari bermain hingga menggoda perempuan. Jadi anak perempuan ini bila melihat teman perempuan yang menye-menye merasa ingin melindungi.
  • Bila anak laki-laki bercerita dia mimpi basah, maka tanyakan mimpinya itu dengan perempuan atau laki-laki.

Tujuan yang ingin dicapai dan usaha yang wajib dilakukan orang tua:

  1. Jangan langsung marah dan curiga tanpa lihat data dan fakta.
  2. Dalam Islam, seumur hidup pria menahan sp*rma biar gak ngecer kemana-mana. Bisa dengan puasa, olahraga sampai capek, dan lain-lain. Pembahasan lebih lanjut tentang poin ini, saya sensor.
  3. Zaman baru berubah seperti apapun, kita tidak akam takut, efek dari kedekatan orang tua.
  4. Usia 10 tahun anak sudah aqil baligh, Rasulullah SAW sudah piara kambing. Anak kita apa?
  5. Anak, suami, istri adalah amanah dan anak diminta pertanggungajwabannya kelak.
  6. Tentunya butuh pendampingan, karena yang digerogoti ketahanan negara >> dari sisi politik.

Pertanyaan dari salah satu orang tua murid yang bikin saya merinding: ketika anak temannya kalau pulang pesantren main ke suatu mall di Jaksel dan bergabung dengan suatu komunitas elgebete. Pengaruhnya cukup dahsyat sampai kabur dari rumah hanya membawa HP saja. Bila dihubungi bisa namun menolak untuk pulang, karena kalau dia pulang maka keselamatan ibunya terancam 😱 Jawaban narasumber: bila pola pengasuhan orang tuanya sudah baik, pasti ada yang missed sehingga pengaruh dari luar bisa lebih kuat menancap dibanding peran orang tua. Hiks. Sedih banget dengernya. Naudzubillahi min dzalik. Jangan sampai kejadian di anak cucu kita. Saya hanya percaya, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Hanya bisa bantu doa semoga mereka yang malah tidak ingin berubah kembali straight dan justru menularkan pengaruh buruk ke orang lain. Pada akhirnya mendapatkan hidayah dari Yang Maha Kuasa. Karena azab Allah sungguhlah pedih.

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

8 thoughts on “Deteksi dini orientasi seksual anak

  1. isi rapat bulanannya kece yaa… aku sempat lihat di youtube beberapa transgender dan LBGT akhirnya nyesel pengen balik normal lagi, sayangnya setelah balik pun gak bisa 100%. Sayangnya yang tobat2 gini jarang kena ekspos..

    Like

    1. Alhamdulillah, saya pun bersyukur tema di rapat bulanan selalu membuka wawasan dan penegtahuan tentang dunia parenting Islami.

      Kenapa gak diekspose? Karena gak seru dan cenderung sedih bila berakhir kematian akibat HIV AIDS. Lebih seru bahas LGBT yang sensasional, lebih banyak peminat sekaligus menjadi penular yang efektif. Pesan moral: jangan sekalipun pernah mencoba meladeni ajakan hingga hasrat seksual kaum LGBT. Sekali kena akan susah udah lepas dari jeratan mereka. Naudzubillahi min dzalik.

      Like

      1. Mirip dengan kisah mantan pecandu narkoba ya. Antara insaf dan sembuh atau mati karena OD. Masalah LGBT ini menurut saya lebih berat dari narkoba. Karena menyangkut alat kelamin dan psikologis manusia tsb.

        Like

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Frany Fatmaningrum….

    Apa khabar mbak ? Didoakan selalu sihat dan bahagia bersama keluarga. Sangat banyak cerita LGBT ini sudah diketahui oleh kita melalui siaran media massa. Jumlahnya amat mengerunkan dan ada di seluruh dunia. Tidak dinafikan kewujudan merka yang semakin banyak bisa membawa akibat yang besar dari kemarahan Allah SWT ke atas manusia seluruhnya.

    Mudahan dengan banyak pendedahan yang diberikan kepada orang tua agar mendidik anak dengan ilmu agama yang jelas, anak-anak akan terhindar dari kerosakan yang kian banyak berlaku di sekeliling mereka. Sungguh membimbangkan ya dan amat struggle hidup di zaman serba canggih dengan banyaknya gadget yang mudah diakses. Semoga Allah selalu melindungi kita dan keluarga dari hal seperti ini. Aamiin.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. πŸ™‚

    Like

    1. Waalaikumsalam wr.wb Bu Hajjah Fatimah. Alhamdulillah saya sekeluarga sehat, semoga begitu adanya ibu sekeluarga.

      Semakin sulit menjaga anak dari pengaruh buruk dan semakin tergerus moral bila mengikuti hal yang dilarang Allah. Di dunia mungkin hanya sanksi sosial atau yang terparah terkena penyakit kelamin kemudian meninggal. Namun, laknatullah yang kita takutkan.

      Aamiin ya rabbal alamin. Semoga keluarga dan anak keturunan semua terlindung dari hal seperti ini, celaka, dan marabahaya.

      Salam hangat dari Jakarta Pusat πŸ™‚

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s