Posted in Uncategorized

Pameran Flona (Flora & Fauna) 2018

Minggu pagi, Kami bertiga ke acara Flona (Flora & Fauna) yang diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Karena datang di hari Minggu, maka susah dapat parkir *sigh. Memang ini sih kekurangan acara Flona dari tahun ke tahun. Alhamdulillah Kami bisa parkir enak plus mampir ke toilet yang nyaman. Meskipun jalan kaki sedikit lebih jauh. Hiasan di gerbang utama besar dan meriah. Tapi entah kenapa Teona enggan difoto di gerbang itu, baiklah skip aja. Seperti tahun – tahun sebelumnya, semua wilayah di Jakarta memiliki area masing – masing untuk pameran dan hiburannya. Bila tahun kemarin tidak semua area Jakarta punya arena yang ramah anak. Tahun ini semua wilayah Jakarta memiliki arena anak. Meskipun area pamernya lebih megah tahun kemarin.

Gerbang Flona 2018
Jakarta Pusat
Jakarta Selatan
Jakarta Selatan
Jakarta Timur
Jakarta Utara
Dinas Kehutanan

Mayoritas diisi oleh flora (tumbuhan) dengan segala rupa dan jenis. Untuk pecinta tumbuhan pasti senang kesini. Sementara faunanya, untuk tahun ini saya malah gak ngeh. Berbeda dengan tahun lalu yang gak kalah dengan faunanya. Bahkan Ragunan saja yang stand nya tahun lalu seru. Tahun ini saya pun gak ngeh, suami bilang biasa aja stand nya kayak cuma formalitas aja ikut acara ini *tepokjidat. Dari semua wilayah Jakarta, saya kurang sreg sama Jakarta Utara. Ceritanya ala ala rumah Hobbit tapi bagian belakangnya becek *sebal. Teona paling betah di Jakarta Barat, paling lama di situ. Jakarta Pusat paling rame, Jakarta Timur oke, Jakarta Selatan lumayan, Kepulauan Seribu lucu ada patung polo air. Punya Dinas kehutanan keren. Padahal tahun lalu, venue acara ini yaitu Lapangan Banteng belum direnovasi seperti sekarang. Yang sekarang lebih semilak kalo orang Jawa bilang. Meskipun area bermain yang memang tersedia di Lapangan Banteng kotor banyak sampah. Trus banyak pedagang kaki lima jadi semakin kumuh. Meskipun pedagang kaki lima nya gak menetap, jalan-jalan, tetep aja jadi kumuh. Karena saya gak betah di situ. Saya minta keliling Flona saja.

Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu
Jakarta Barat
Arena Bermain Jakarta Barat
Jakarta Barat
Jakarta Barat
Area Bermain Lapangan Banteng
Lapangan Banteng

Pasca direnovasi, untuk area berdagang memang disediakan dan jauh lebih tertib dibanding sebelumnya. Begitupun dengan toilet dan area bermain anak. Namun kemegahan dan keseruan acara tetap lebih asik acara Flona tahun 2017. Secara acaranya akan berlangsung masih lama. Sebaiknya Pemprov DKI bisa memaksimalkan kemyamanan pengunjung, menambah tenants yang baru, hingga menyemarakkan acara agar lebih hidup. Oh ya, acara Flona ini GRATIS. Silakan buat yang mau rajin dateng. Saya pun kayaknya bakal kesitu lagi deh, lumayan sekalian cari keringet sambil momong anak. Energi anak tersalurkan tanpa rasa bosan. Banyak jajanan sehat juga, kulinernya beragam dan menarik. Paling enggak, saya udah jabarkan kelebihan dan kekurangannya. Jadi bisa ada gambaran bagi yang sudah atau yang belum kesitu. Ada yang sudah ke Flona tahun ini? Gimana pendapat kalian?

Posted in Uncategorized

Pendidikan Manasik Haji 2018

Ini kali kedua Teona mengikuti pendidikan manasik haji, setelah sebelumnya saat TK A ikut untuk pertama kalinya di sini. Jadi tahun ini lebih kebayang, persiapannya juga udah paham mesti nyiapin apa aja. Tentu untuk anak muslim: kain ihram, kantong jumroh, dan batu jumroh. Sementara anak muslimah: pakai baju putih – putih (seragam sekolah), kaos kaki putih (menutup aurat setelah jilbab), kantong jumroh, dan batu jumroh. Saat lagi riweuh minggu lalu, disempetin juga bikin itu batu jumroh. Kantong jumroh beli di minimarket punya sekolah. Seperti tahun lalu, pendidikan manasik haji diikuti mulai Kelompok Bermain – Raudhatul Athfal – Madrasah Ibtidaiyah – Madrasah Tsanawiyah – Madrasah Aliyah.

Batas orang tua untuk dokumentasi

Mendekati hari H saat gladikotor dan gladiresik, batpil melanda. Hadeuh. Dengan kekuatan obat melalui alat nebulizer dan obat yang diminum. Ditambah paksaan dari saya untuk istirahat alias tidur siang karena kadang membangkang juga nih anak. Dibumbui dengan baluran brambang parut. Alhamdulillah, di hari H udah lumayan fit meskipun ada aja drama-nya ๐Ÿ˜‘ *emaknya sampe serak nertibin ini anak dan butuh ngeluruske boyok juga. Anak – anak mengawali lempar jumroh terlebih dahulu. Kemudian thawaf yang gak sampe 7 kali, hihi. Trus berdoa di hijr Ismail dan maqom Ibrahim. Lalu duduk di area yang ditentukan untuk minum air zam-zam dan kurma. Kemudian sa’i antara bukit Safa dan Marwah. Tentu saja ala-ala ya. Lanjut tahalul trus foto sekelas/sekelompok/sekloter.

Ceritanya Thawaf
Pendidikan Manasik Haji
Ceritanya Sa’i

Pengamanan jalannya Pendidikan Manasik Haji tahun ini jauh lebih ketat dibanding tahun lalu. Sebenarnya dimaksudkan untuk kelancaran proses agar tertib juga sih. Jadi dimaklumi. Trus gimana kesan anaknya setelah ikutin ini? Katanya, hatinya senang dan udah lupa tuh kalo paginya sempet mewek *dasar bocah. Kesan ibunya? Lumayan sunbathing ya kan 1,5 jam. Tapi gak apa – apalah, setahun sekali ini. Oh ya, selalu menggemaskan lihat anak 2-3 tahun (kelompok bermain besar dan kecil) mengikuti proses ini. Doa spesifik masih istiqomah setiap tahun : Semoga insya Allah bisa beneran berhaji sekeluarga. Aamiin ya robbal alamin. Selamat Jumat barokah dan menyambut akhir pekan ๐Ÿ’›

Posted in Uncategorized

Berqurban di mana?

Ini pertanyaan saya pribadi sekitar 2 minggu ke belakang mengenai akan qurban di mana? Mau di tempat tinggal saya atau orang tua. Insya Allah saya yakin selain udah banyak juga udah tercukupi. Diskusi sama orang tua dan kedua adik. Kalo suami sih terserah saya, karena dia sudah tetap setiap tahunnya. Waktu udah semakin mepet, saya yakin semakin ditunda akan banyak godaan setannya nih. Terakhir diskusi sama ibu saya, ibu bilang adik saya yang cowok punya rekomendasi yang insya Allah amanah dan terjamin. Meluncur WA si bungsu, diskusi cepat, dan dia berhasil meyakinkan saya untuk qurban di sini. Tentu saja saya telaah dulu isi website tersebut. Trus saya chat dulu adminnya untuk tanya – tanya lebih lanjut.

Ada 3 keraguan saya di awal yang langsung saya tanyakan sama admin :

  1. Prosedurnya bagaimana, karena saya baru sekali ini berqurban dengan sistem seperti ini? Jawaban admin :

    Berikut langkah-langkah untuk melakukan qurban melalui kitabisa.com :

    1. Klik http://ktbs.in/qurbankitabisa
    2. Pilih lokasi qurban
    3. Isi data diri dan pastikan nama pengqurban sudah tepat.
    4. Pilih metode pembayaran.
    5. Lakukan transfer sesuai kode unik yang di berikan agar transaksi Anda dapat terverifikasi secara otomatis.

    Semoga apa yang kita Qurbankan bisa mengalirkan keberkahan dari allah SWT untuk diri kita, Indonesia dan Dunia.

    Terima kasih.

  • Kalau kita berqurban biasa, maka akan ada AKAD. Nah kalau dengan sistem online begini, gimana cara akadnya? Jawaban admin : Tidak ada kak, namun ibadah qurban sebagaimana layaknya ibadah lainnya, harus dilakukan dengan niat. Adanya niat merupakan syarat sah berqurban. An-Nawawi mengatakan:
    ูˆุงู„ู†ูŠุฉ ุดุฑุท ู„ุตุญุฉ ุงู„ุชุถุญูŠุฉ

    โ€œNiat adalah syarat sah berqurban.โ€ (Al-Majmuโ€™ Syarh Muhadzab, 8/380)

  • Gimana dengan laporan pertanggungjawabannya? Kalau qurban langsung kan bisa lihat langsung penyembelihannya. Jawaban admin : Nanti di hari H Idul Adha hingga maksimal H+30, kakak akan mendapatkan email yang berisi informasi bahwa qurban kakak sudah disembelih oleh lembaga terkait yang isinya Sertifikat dan Foto qurban kakak yang sudah diserahkan ke penerima qurban yang berhak ๐Ÿ™‚

Clear! Terjawab sudah keraguan saya. Saya norak? Yah, maklum aja. Biasa taunya belanja online doang lewat jempol. Ternyata bisa juga berqurban lewat jempol. Hehe. Oh ya, tanpa bermaksud meng-endorse. Website tersebut punya anak UI, jadi hitung – hitung sekalian mendukung teknologinya almamater-lah *apa sihh. Tapi memang itu jadi salah satu alasan jempol saya mengakses ke website tersebut sih. Hehe. Ada yang punya kebingungan mau berqurban di mana kayak saya?

Posted in Uncategorized

Update seminggu kemarin

Hiatus seminggu kemarin disponsori kesibukan kantor dan beberapa kejadian. Part timer aja sok sibuk. Yeahh, gimana dongs ~

Asian games

Menyambut Asian games, maka jalanan depan kena juga ganjil genap. Dampaknya Alhamdulillah gak parah. Hanya saja kami harus melalui jalur lain dari jalur yang biasa kami lewati. Untuk tetangga dan kolega yang punya 2 kendaraan (ganjil dan genap). Aturan ini gak terlalu ngaruh. Jadilah kami penyesuaian dengan jalur baru pergi dan pulang. Secara ya kalo kena tilang, lumayan bangettt (buat saya). Kena 500.000 rupiah ๐Ÿ™ˆ Tapi sih kami ngertilah, para atlet ditargetkan 44 menit perjalanan dari wisma atlet sampai ke venue. Trus suami bilang, Asian Games terakhir diadakan di Jakarta tahun 1962. Jadi wajib didukung perhelatan akbar ini. Baiklahh ๐Ÿ‘Œ

Pegawai

  1. Alhamdulillah selama berkarir, saya hampir tidak pernah bermasalah dengan rekan kerja dan atasan. Kalau sampe bermasalah, biasanya orang itu sih yang ajaib sampe bisa bikin saya ngamuk. Karena saya gak tipe yang mentolerir apalagi yang sudah keterlaluan menurut saya. Terbiasa gercep (gerak cepat), sigap, dan handle semua tanpa gengsi. Bikin saya gak cocok punya rekan kerja menye – menye, menunda kerjaan, apalagi rekan kerja yang bossy. Semua kriteria sampah yang saya sebutkan numplek blek di satu orang ‘produk lama’ kalo atasan saya menyebutnya dan ‘produk baru’ untuk menganalogikan diri saya *gubrak banget deh. Karena sebab sepele yang sungguh nyebelin berhasil bikin saya ngelabrak dia pagi – pagi. Tabiat saya, kalo gak suka sama orang ngomong langsung di depan mukanya bukan di belakang saya trus saya-nya denger aja dong. Habislah dia saya bentak dan maki – maki. Jiwa centeng saya membuncah sampe seisi kantor takut liat saya ngamuk. Beberapa waktu kedepan saya akan amat sangat membatasi interaksi dengan manusia seperti itu demi menjaga kewarasan saya.
  2. Untuk kasus yang berbeda (bukan di kantor), tapi masih dalam konteks pegawai. Bekerja selama 5 tahun hingga akhirnya ketahuan menipu dengan cara dan jumlah yang amat fatal. Sudahlah menipu, minta maaf datar, dan malah meminta kesempatan lagi *tepok jidat asli. Hmmm, gini ya. Tidak dipolisikan saja sudah bagus. Karena jatuhnya sudah kriminal. Malah pake marah – marah. Yang salah siapa, yang marah – marah siapa. Tobat dah. Karakteristik orang berpendidikan rendah. Pathetic ~

Kesehatan

Sahabat bapaknya Teona, istrinya kena thypus plus ada keluhan lain sehingga perlu diendoskopi. Di Jakarta sendiri, tindakan endoskopi, ada yang selangnya masuk dari mulut tapi ada juga yang dari anus. Hasil dari endoskopi tersebut, lambungnya luka. Adik perempuan saya pernah juga mengalami hal tersebut. Menurut saya, lambung manusia beda – beda. Ada yang tipe kuat, hajar bleh semua makanan. Ada yang sensitif. Kalo saya meskipun gak ada maag, namun saya memilih untuk makan yang gak ekstrim pake level – level an segala lah. Itu bukan saya banget. Urusan sama organ dalam apapun itu : lambung, ginjal, jantung, dll gak bisa sembarangan. Kita jaga sebaik mungkin yuk. Gak hanya dari makanan tapi suasana hati dan pikiran pun mempengaruhi *serius ini. Diberikan nikmat sakit = saatnya istirahat dari rutinitas. Selain menjadi penggugur dosa kalau kita ikhlas menerima dan ikhtiar pantang menyerah untuk sembuh.

Kesimpulan dari berbagai kejadian di atas :

Manusia memang tidak ada yang sempurna. Namun kejujuran, kepercayaan, dan tanggung jawab adalah suatu wujud kesempurnaan manusia. Begitupun ujian, tidak melulu menimpa orang yang tidak mampu, bahkan yang kaya raya pasti ada ujiannya. Memiliki perasaan dan usaha berempati pun ternyata tidak cukup. Kadang butuh kekerasan hati dan tindak tegas untuk mengimbanginya. Tidak puas akan suatu hal sangat lumrah. Namun berbesar hati untuk mengakui dan memperbaiki yang butuh keberanian besar. Intinya bagaimana memaknai hidup. Satu lagi, jangan lupa jaga kesehatan. Karena mau pake BPJS atau asuransi tingkat platinum juga gak ada enaknya. Ribet, iya. Punya cerita yang sama atau mirip dengan saya?