Air dan minyak

Buat orang Indonesia pada umumnya (esp. Saya!) air dan minyak jenis tertentu amat penting. Kalo orang luar Indonesia kayaknya gak terlalu musingin soal air dan minyak. Begitupun kebijakan bandara di tiap – tiap negara. Air yang saya maksud di sini tentu saja Air Zam – Zam. Air yang selalu saya harapkan bila orang tua berkesempatan pergi ke tanah suci. Sudah banyak peneliti yang meneliti langsung Air Zam – zam, silakan digoogling. Bila kita umroh atau haji, dapat jatah 5 liter per orang. Dikemas dalam dirijen kecil lalu dipack lagi dengan plastik cukup tebal. Karena dijatah, maka saya dan keluarga selalu puas – puasin mengkonsumsi Air Zam – zam selama di tanah suci. Kalau ada saudara atau teman yang tanya, saya mau oleh – oleh apa dari Mekkah atau Madinah. Pasti saya jawab: sebotol Air Zam – zam sudah cukup membuat saya bahagia. Apalagi kalau Air Zam – zam tersebut turut dibawa saat thawaf atau sa’i. Semakin spesial rasanya ๐Ÿ™‚

Indonesia mengenal berbagi jenis minyak yang berkhasiat, contoh : minyak tawon. Indonesia Timur utamanya, memiliki jenis minyak yang berkhasiat cukup banyak, saya sudah cukup puas dengan minyak tawon dan balsam tawon. Kalau minyak, packaging standar. Jadi kitanya yang mesti pinter bawanya, misal bawa masuk kabin. Kalo packing standar masuk bagasi ya wassalam. Buat pecinta minyak tawon tutup putih asal Makassar kayak saya, tentu saja pasti minta tolong dibelain *minta tolong suami pas dinas ke Makassar pastinya. Saya gak tau gimana nasibnya bawa minyak tawon (walopun botol kecil) ke luar negeri *belum pernah. Namun pengalaman seorang sahabat bawa balsam tawon, saat di bandara Heathrow sih disita ๐Ÿ˜‘ Gak tau aja mereka, dikerok atau dibalur pake balsam tawon itu uenak’e. Balik lagi, beda budaya dan beda kebijakan. Huhu.

Kalo saya sih gak bisa hidup tanpa air dan minyak itu. Karena sudah terbiasa sejak kecil dan masih hingga sekarang. Mungkin karena selain Indonesia, orang luar tidak mengenal atau familiar dengan Air dan minyak tertentu kali ya. Entahlah. Kalau untuk air sejenis k@ngen water atau air lainnya sih saya gak percaya. Selain minyak tawon pun tentu banyak jenisnya tapi saya terlanjur minyak tawon minded. Gatal, luka, jerawat semua beres dibasmi sama minyak tawon tutup putih. Kalau Air Zam – zam saya rasa umat Muslim sedunia juga sudah merasakan manfaatnya. Kalau minyak tawon sih murni pengalaman pribadi, bukan endorse. Kamu punya air tertentu atau minyak favorite ?

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

13 thoughts on “Air dan minyak

  1. di luar minyak dan air, pas hamil kemarin aku ‘ngidam’ Luban mbak. trus pas ada temen umroh, aku dibawain oleh oleh Luban.

    kalo minyak, favoritku itu parem kocok merek Dewi Bulan. Panasnya maknyus dan bisa dipake untuk bermacam-macam kebutuhan.

  2. Klo org lain pingsan, dikasih minyak tawon trs bangun…. klo aku kayaknya bakalan semakin pingsan, hahaha. Sangat tdk suka dgn aromanya. Tp sejak pny anak, mau tak mau ya mengakrabkan diri dgn minyak asal tanah leluhurku itu. Krn klo ada digigit serangga/nyamuk sampai ruam, obatnya adalah โ€œMinyak Awongโ€ (demikian B menyebutnya).

    1. Leluhurmu wong bugis, Mbak? Baru tau aku.
      Kalo temen-temenku bilang, aku cocok jadi brand ambassador minyak tawon saking gak bisa hidup tanpa si tutup putih ini. Teona pun pilih balur minyak tawon dibanding balur brambang. Selalu kusuruh pilih dan pilihan bau yang dipilihnya itu. Anti banget dia kalo dibrambang.

      1. Papahku pure breed Bugis, hahaha. Tp kelahiran Surabaya krn buyutku sekeluarga sdh merantau berlayar meninggalkan Makassar sejak tahun 50an. Skrg di rumah ku jg ada persewaan baju adat Bugis & paket pernikahan gitu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s