Parents observation day 2018

Akhir bulan lalu di sekolah Teona dilaksanain parents observation day. Jadi kegiatannya itu ngikutin aktivitas anak kita seharian ngapain aja sih di sekolah? Gimana sih tingkah polah anak kita selama di sekolah? Gimana sih cara sekolah nanganin anak yang berkonflik (namanya bocah tentu saja rentan konflik)? Karena weekdays tentu saja saya yang harus mengkosongkan hari. Alhamdulillah punya kerjaan yang fleksibel, ini nih salah satu yang bikin betah. Lanjut, anak – anak masuk, kita dibriefing dulu. Yang wajib dicatat orang tua selama observasi : tidak boleh ada kontak fisik dengan anak. Kalo ada orang tuanya, pasti dong anak jadi cari perhatian (caper). Orang tua diminta untuk mengarahkan anak kembali fokus ke kelompok dan gurunya. Jadi bilang, “silakan kembali” dengan ekspresi datar. Alhamdulillah selama observasi, Teona cuek aja tuh ada saya, mungkin kalo yang ikut bapaknya bakal beda ceritanya.

Outdoor activities
Bermain sambil belajar
Bermain sambil belajar
Bermain sambil belajar
Nunggu observasi
Makan siang

Saya gak ceritakan semua, saya cerita yang ‘ngena’ di saya. Beberapa di antaranya :

1. Ketika sedang bermain dan belajar outdoor, ada teman laki-laki yang berkonflik. Namanya juga anak laki tentu fisik dong ya. Saya catat, guru membawa kedua anak tersebut keluar kelompok dan membahas. Saya lihat teman yang memulai konflik mengambil tempat minum teman yang menangis sambil masih diskusi, tak lama kemudian teman yang memulai konflik menjulurkan tangan untuk berbaikan. Subhanallah πŸ’œ

2. Saat bermain dan belajar indoor, saya lihat Teona mendorong teman laki – laki di kelasnya. Tentu saya rasanya udah mau narik Teona suruh minta maaf. Secara ibu dari anak yang didorong Teona duduk di sebelah saya aja dong waktu itu πŸ˜‘ Tapi karena gak boleh ada kontak fisik, terpaksa si ibu sumbu emosi pendek ini cuma bisa dongkol sendiri. Hadeuh si Teona, tapi saya yakin Teona gak ada niat jahat sama anak tersebut. Akhirnya masalah itu pun diselesaikan oleh guru dan Teona sudah meminta maaf dengan teman yang didorong. Bener-bener saya gak berkemampuanlah jadi guru TK.

3. Lainnya sih Alhamdulillah banget sesuai harapan saya. Iqra nya lanjut, tidak mengulang. Tertib saat sarapan dan makan siang, khusyuk saat sholat, plus turut berempati pada teman yang menangis di No. 1 tadi. Saya salut dengan metode guru mengajar dan menyelesaikan konflik. Bagaimana menunggu waktu sholat, sholat, hingga selesai sholat. Saya sebagai orang tua bahagia lahir batin lihatnya πŸ˜‡ Semoga menjadi fondasi dalam kehidupan Teona seterusnya. Aamiin.

Selesai aktivitas sekolah, wali kelas berdiskusi dengan para orang tua. Saat ditanya bagaimana perasaan saya, tentu saya jawab stress lihat No. 2 dan keusilan Teona yang belakangan ini memang lebih dibanding biasanya. Tapi tentu saya bangga dengan pencapaian Teona sejauh ini. Kritik dan saran dari para orang tua disampaikan dengan bijak agar tetap dalam koridor Islam. Sejauh ini semua cukup puas. Jadi kalo anaknya gengges, orang tua bisa lihat dengan mata kepala sendiri kelakuan anaknya. Bisa jadi bahan koreksi untuk mendidik anak di rumah. Esp No. 2 saya sampaikan ke bapaknya dan Kami sepakat untuk nasehatin kalau hal tersebut tidak boleh diulang. Semoga aja beneran gak diulangi, tau sendiri anak – anak.

Wudhu

Sholat zuhur
Story time

Orang tua pun diminta isi post test observation, saya mengisi sesuai yang saya lihat dan alami selama ini. Alhamdulillah puas dan menerima ketentuan yang sekolah buat. Harapan besar dan tentu saja alasan prinsip hingga Kami sekolahkan Teona di situ. Agar langkah kaki tidak hanya sekedar menimba ilmu tapi juga mengharap berkah Allah swt. Tanpa mengesampingkan nilai moral dan pendidikan yang harus didapat anak seusia Teona. Pastilah orang tua berusaha kasih yang terbaik untuk anak, meskipun mendidik dan mengasuh anak sendiri gak bisa dikatakan mudah. Yang saya cari bukan gengsi untuk saingan tapi keberkahan *edisi waras ya postingan kali ini πŸ˜…

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

One thought on “Parents observation day 2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s