Digoda atau menggoda?

Tentu kalo jomblo yang digoda, seneng jumawa manja gimana gitu ya. Lah kalo istri orang? Saya gak bicara suami orang yang digoda. Ibaratnya kucing dikasih ikan asin ya pasti mau lah. Walaupun kembali lagi ke pribadi masing – masing. Saya rasa prinsip ini berlaku juga kalau istri orang digoda. Apapun statusnya, IRT atau ibu bekerja mau diceng-in (diledek) atau digoda pasti ada aja. Sepintar apapun kita membawa diri. Alih – alih bergosip, mesti dilihat dulu konteks dari digoda itu.

Contoh kasus :

Di suatu komunitas, seorang anggotanya (istri orang) tidak lagi aktif hadir karena konon menurut pengakuan ybs, digoda oleh anggota komunitas lain yang juga suami orang. Sudah difasilitasi pun gak mengubah pendirian si istri orang ini. Wallahuallam. Hari gini teknologi maju, misalpun diganggu kontak chat / telepon. Bisa diblok nomernya. Kalau mau berprasangka baik, si empunya wadah komunitas pun sudah bijak memfasilitasi. Menurut saya si istri orang jadi lebay.

Kalau saya pribadi, apa yang menimpa kita tentu dari apa yang kita buat. Poin pentingnya bisa jadi bahan koreksi diri, gimana cara kita membawa diri, penampilan, bahasa tubuh menggoda lawan jenis atau tidak?! Gak bisa sok kecantikan juga, bisa saja modusnya iseng, mengambil keuntungan, atau apalah gak penting. Gak perlu jadi baper lah. Lakukan hal yang berfaedah saja, shay.

Sedikit berbagi cerita, saya pun kadang masih dapat perlakuan ledekan dari kolega yang tentu suami orang. Semisal lagi rame-rame, trus kolega tsb bilang ke saya, “sayang udah ada yang punya lo.” Karena di publik tentu saya balas juga bercanda. Kalau bilangnya secara pribadi tentu saya kick. Saya bisa jamin sebatas flirting saja, karena kolega tersebut tau saya lebih muda darinya, memuji berlebihan, dan lainnya. Asal gak hanya berdua, tidak ketemu tiap hari, dan saya merasa ada saksi (orang lain) yang tau dan dengar. Namun tetap jadi bahan koreksi untuk saya: apakah saya belum menutup aurat seutuhnya, apakah saya se-eksis itu, apakah saya lebay, dan lainnya. Sampe orang kok bisa berlaku begitu ke kita (baca : meledek / menggoda). Menghindari fitnah dan ledekan berikutnya.

Sayang sebetulnya kalau baper, selain menutup tali silaturahmi. Tentu segala sesuatu bisa coba disikapi dengan baik, ada solusi lah *edisi bijak *benerin jilbab. Manusia dewasa yang waras dan berakhlak tentu tau batas lah. Kalau gak direspon positif juga pasti tau diri kok. Lagipula percayalah, bisa flirting ke kita, pasti bisa flirting juga ke orang lain. Jadi biarkanlah. Setuju?

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

14 thoughts on “Digoda atau menggoda?

      1. serius yang saya maksud ga sampe ke ranah hukum kok mba.. heheh lebih ke ketahanan keluarga aja. Kalau menurut saya, belum tentu langkah yang diambil oleh ibu2 anggota komunitas mba itu 100% salah. Kalau menurut saya pribadi nih mba, mungkin itu cara yang dia pilih untuk menghindari konflik. Tipe avoid (menjauh). Mungkin ibu itu ingin menjaga diri agar tidak jadi fitnah… heheh salam kenal ya mba… saya blogger pemula pengen nambah teman… silahkan berkunjung kalau sempat… makasih mba 🙂

      2. Justru keluhan ybs (1 orang) ini sudah difasilitasi dengan baik. Saya sangat mengapresiasi si empunya wadah ini. Makanya saya bilang wallahuallam. Salam kenal juga, terima kasih sudah berkunjung 🙂

  1. Susah mbak. Sdh naturenya. Namanya dua gender beda. Pasti ada dinamika. Eksistensi sebagai seseorg “perempuan” sendiri sudah cukup menarik bg laki2. Apalagi dengan penampilan lbh menunjang. Satu2nya cara menghindari perhatian beda spesies ya menyamar ala bunglon hahaha. Just kidding. Tidak semua org bisa galak ya kdg mrk pilih flight diantara pilihan fight or flight.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s