Rasanya setahun kembali bekerja


Tak terasa sudah setahun saya balik bekerja. Rasanya? Alhamdulillah, masih betah. Saya menyebut pekerjaan saya semi part time. Saya bekerja Senin – Kamis 08.00-12.00 (tapi 07.30 udah standby di Kantor), setelah itu lanjut jemput Teona pulang sekolah. Trus ngurusin Teona di rumah, kalau ada kerjaan yang belum selesai. Tektok-an dari rumah: WA, email, teleconf. Jumat libur, kecuali ada yang urgent, maka saya masuk. Weekend libur. Kesepakatan kerja seperti itu sudah berlangsung setahun belakangan. Salah satu sebab saya diizinkan kembali bekerja: jam kerja yang sangat sesuai dan produktivitas pekerjaan. Saya cukup menikmati pekerjaan sekarang. 

Bila pukul 12.00 saya belum bisa jemput Teona karena sedang rapat atau ketemu orang. Maka suami saya yang jemput. Bila kami berdua gak bisa jemput di jam tsb, maka kami titipkan Teona di Tempat Penitipan Anak di sekolah. Sengaja tidak kami ikutasertakan full dititip setiap hari, saat butuh saja. Dengan pertimbangan pribadi kami, Teona masih 4 tahun. Masih butuh saya sebagai ibunya untuk nemenin main ataupun tidur sama saya. Karena saya dan suami percaya, Teona kecil gak seberapa lama, nantinya saat dia sudah sibuk dengan sekolah dan teman-temannya. Saya pasti kesepian. Jadi nikmati yang sudah saya miliki rasanya jauh lebih berharga. 

Kok ada kerjaan kayak saya gini? Duh, kudet deh, yang kerja dari rumah aja banyak kok. Sampai kapan mau kerja? Saya belum tau. Karena belum akan program anak kedua dalam waktu dekat. Saya merasa diri saya sombong bila ingin hamil lagi dalam waktu dekat. Anak satu aja, sok stress ngurusnya. Pertanyaan : “kapan Teona punya adik?” Saya jawab, “nanti ketika saya siap hamil lagi.” Tentu saja berakibat nasihat panjang lebar, tapi saya dengerin aja (kalo lagi waras) atau saya tinggal pergi (kalo lagi kumat judesnya). Haha. Setahun kembali bekerja tentu bukan yang mudah, tapi cukup memberi warna di hidup saya. Semakin berwarna saat datang waktu THR dan Bonus masuk rekening. Hoho. 

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

18 thoughts on “Rasanya setahun kembali bekerja

    1. Kerjaannya aku gak bisa kasitau, maafkan. Tapi serius, banyak banget kerjaan yang dikerjain dari rumah atau part time, seperti : penulis artikel website, copywriter / desain grafis, marketing, PR socmed, EO, dan lainnya. Ada satu grup socmed yang aku follow sering banget share lowongan kerja yang bisa remote dari rumah / part time 😃

      Like

    1. Copas komen sebelumnya:
      Kerjaannya aku gak bisa kasitau, maafkan. Tapi serius, banyak banget kerjaan yang dikerjain dari rumah atau part time, seperti : penulis artikel website, copywriter / desain grafis, marketing, PR socmed, EO, dan lainnya. Ada satu grup socmed yang aku follow sering banget share lowongan kerja yang bisa remote dari rumah / part time 😃

      Like

  1. Ideal banget itu Frany kalo sudah punya anak trus ada keinginan kerja dan bisa part time. Jadi aktualisasi diri dapat, mengurus keluarga juga dapat. Terkadang kerja itu bukan selalu masalah cari uang, tapi ada yg untuk me time, butuh suasana diluar kegiatan rumah. Bonusnya dapat uang hasil keringat sendiri.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s