Buka puasa bersama keluarga besar 2017

Tradisi buka bersama (bukber) di keluarga besar saya selalu jadi acara yang paling ditunggu setiap tahun. Ya karena acaranya setahun sekali dongs. Hehe. Seperti tahun – tahun sebelumnya, tetap potluck. Walaupun pakde-bude saya tetap sediain semuanya. Mulai dari tempat, makanan, doorprize, dll, dst. Tahun ini terasa lebih spesial, karena pakde-bude saya baru saja dianugerahi cucu laki-laki pertama. Alhamdulillah, ponakan baruuu πŸ‘Ά Jadilah sekalian acara aqiqahan juga. 

Undangan jam 5, tapi dari jam 4 sore udah pada dateng *daripada resiko, berangkat mepet trus macet. Itu saudara, walaupun domisili jabodetabek tapi bekerja di luar kota pun dibela-belain dateng! Menunjukkan betapa ‘berpengaruhnya’ acara ini. Buka puasa datang! Minuman dan makanan di beberapa titik (VIP, ruang tengah, dan katering di depan) langsung diserbu. Gue pas buka nenteng 2 gelas teh anget, ternyata bapaknya Teona duduk di VIP corner udah seruput teh di cangkir cantik -_- VIP maksudnya apa sih? Maksudnya yang pada duduk di ruang tamu itu bapak – bapak semua. Karena bapak saya duduk di VIP, si mantu alias bapaknya Teona ngikut kesitu. Berakhir 2 gelas teh itu diminta Teona dan anak sepupu saya. Haha. Lanjut sholat magrib berjamaah πŸ’œ lanjut makaann! Sambil ngobrol2, update hidup masing – masing. Ada yang lagi hamil, ada yang belum kunjung hamil, ada yang divorce, ada yang belum nikah juga. No judge, just sharing. Biar gimana kita satu keluarga besar, kelebihan dan kekurangan tentu berusaha dimaklumi. Anak – anak yang dulu masih kecil2, sekarang sudah aqil baligh, suara anak laki2 berubah menjadi berat. Sekarang bukan anak laki2 atau perempuan tapi remaja. Aahh, time flies!

Adzan isya, kamipun sholat isya, tarawih, dan witir berjamaah  πŸ’œ πŸ’œ Rindu juga ya tiap tahun sholat rame – rame sekeluarga gini. Selesai sholat, kakak sepupu saya mengumumkan kelahiran bayi laki – lakinya. Dilanjutkan bude saya yang menyampaikan rasa terima kasih ke saudara semua, sekaligus memperkenalkan ke keluarga besan yang baru bergabung selama setahun belakangan yang datang untuk aqiqah dan mengikuti acara yang sudah menjadi tradisi keluarga kami ini. 

Acara berikutnya, bagi – bagi hadiah, doorprize, dan seru – seruan. Mulai dari hadiah jatah untuk masing – masing keluarga, pilih gulungan kertas bertuliskan angka (kayak arisan) lalu dipanggil sesuai nomor urut dan hadiah sesuai nomor yang didapat, doorprize tahun ini 2 jam tangan yang Pakde saya beli saat plesir ke Swiss, salah satunya bapak saya yang dapat *rezeki! Lanjut seru – seruan dengan hadiah yang tidak perlu dibungkus alias uang dan rebutan hadiah. Anak – anak diminta baca 1 surat pendek, dapet deh selembar biru *lumayan. Sampe lomba joget anak – anak sambil disawer lembaran biru hingga merah dengan berbagai genre musik. Lomba joget berlaku juga untuk orang  dewasa -_-  Rebutan hadiah pun menjadi puncak acara  πŸ’œ πŸ’œ πŸ’œ Makanan melimpah ruah, tentu saja gak ada keluarga yang nolak ketika bungkus2 makanan digelar. Hoho. Acara selesai pukul 21.30. Alhamdulillah, seruuuuu! 

Seperti bude saya bilang, tradisi ini sudah ada sejak tahun 90-an, sejak saya masih keciiilll. Sejak para orang tua kami semua masih muda dan eksis. Hingga sekarang sudah pada pensiun dan kami anak – anaknya sudah berkeluarga. Itu juga kenapa keluarga Kami Alhamdulillah cukup solid. Di hari dan saat yang sama, sebenarnya saya ada undangan bday dan aqiqah anak seorang teman kuliah di sebuah hotel di Kemang. Apologize, family always come first. When we’re up and down. Family always by your side, because friends just come and go without permission. But family never ending relationship by blood.   

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

12 thoughts on “Buka puasa bersama keluarga besar 2017

  1. duh senangnya Frany..
    terbayang serunya kumpul keluarga besar seperti ini..
    akrab banget ya, pakai ada acara doorprize segala .. idenya pak de bagus banget daripada bingung mau kasih oleh2nya buat siapa ya kan

    1. Alhamdulillah, mbak. Pakde & bude kebetulan sama2 anak sulung. Jadi selalu menjadi sohibul hajat. Doorprize sengaja buat seru2an, kalau tahun ini jam, tahun lalu smartphone, tahun lalu lagi voucher belanja. Hehe. Semakin seru & rame jadinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s