Random thoughts 

Beberapa hal berikut sering terlintas di sela – sela aktivitas kesibukan saya. Kok bisa? Yah lihat orang sekitar atau pas lagi ngebahas sama suami atau temen. Selain jadi self reminder, saya bertekad jangan sampeee hal tersebut ada di saya atau saya alami atau saya lakuin *amit – amit.

1. Kerja paksa untuk narapidana. Narapidana (napi) hukumannya pembinaan. Tapi kan gak semua yang masuk penjara trus sadar dan insyaf. Nah, yang gak bisa disadarkan dan bertobat inilah yang mesti ‘dipecut’ untuk kerja paksa. Pindahin mereka ke pelosok yang ndesooo banget. Trus suruh bikin jembatan kek, bikin irigasi kek, bikin jalan kek. Pokoknya infrastruktur yang belum ‘tersentuh’ akibat uangnya dikorupsi *eh. Atau memang daerah pelosok tersebut memang terisolir. Kerja paksa di sini bukan kayak jaman penjajahan tapi daripada kerjaannya tidur, makan, plesiran *eh. Mending diberdayakan aja para napi ini.

2. Cerita bayi tabung. Jadi kerjaan saya sebenernya gak jauh dari pasangan infertil dari berbagai latar belakang dan ras. Seneng begitu tau pasangan tsb sudah hamil. Namun ternyata tidak selesai sampai di situ. Ada pasangan, yang pasti suaminya ras yang diidolakan. Protes keras karena saat bayi hasil bayi tabung tsb lahir ada sedikiittt kekurangan. Sumpah, kekurangan itu (menurut saya) hanya ujian kecil. Dibanding elo udah usaha mahal tapi gak berhasil alias gagal bayi tabung. Kalau di agama saya, apapun yang terjadi ke diri kita insha Allah akan jadi ladang amal dan pahala untuk kita. Namun untuk si suami tsb, kalau di negaranya, bayi seperti itu tidak seharusnya dilahirkan  😢  Entah dia gak percaya Tuhan, gak beragama, atau dia lupa / gak tau kalau dia ciptaan Tuhan juga kali ya?! Saya speechless 😡

3. Tuntutan. Hari gini tuntut menuntut kayaknya udah jadi hal biasa. Ngadu ke LSM trus lapor polisi atas tuntutan bla bla. Orang yang duitnya gak berseri walaupun otaknya gak ada pun bisa nuntut. Sebenernya rada heran aja, hari gini gampang bangett buat cari track record si pelapor. Apakah orang tsb dari latar belakang yang baik? Apakah ada sejarah kriminal sebelumnya? Dan sejenisnya. Mbok ya ditelusuri dulu, mending nangkep koruptor kelas kakap dibanding ngurus tuntutan alay.

4. Sebentar pakai jilbab sebentar lepas jilbab. Hak dia kali. Okey, tapi bila pelakunya sudah berumur, hendaknya lebih bijaksana dan istiqomah. Pake ya seterusnya, atau lepas aja sekalian. Kan lagi belajar? Saya maklum tapi karena contoh seperti ini ada di sekitar saya. Jadi saya cukup tau persis kualitas orang – orang seperti ini. 

5. Jadi benalu di hidup orang lain. Sejak kecil saya udah liat contoh – contoh manusia benalu. Menjijikan sekali. Jadi saya bertekad untuk hidup mandiri, apalagi setelah nikah. Berusaha untuk tidak menjadi benalu, tahu diri, dan hidup sesuai kantong. Tapi manusia benalu biasanya gak sadar dan santai aja jalaninnya. Hiihhh! 

Zaman berkembang, teknologi semakin maju, manusia semestinya meningkatkan kualitas diri. Malu sama generasi muda, malu sama orang sekitar, dan paling penting malu sama diri sendiri. Memperbaiki diri wajib hukumnya. 

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

7 thoughts on “Random thoughts 

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Frany….

    Hidup ini sebenarnya indah jika kita tahu apa yang kita lakukan dalam kehidupan ini. Tetapi ramai yang tidak bersyukur kepada Allah sehingga banyak menimbulkan masalah kepada orang lain. Sebaiknya kita berusaha mengubah diri, membaiki apa yang kurang agar menjadi lebih baik dari semalam. Bukankah sudah diberi akal dan ilmu, ruginya kalau bertindak melulu. Rugi di dunia dan akhirat. Mudahan kita bisa mengambil pengajarannya, ya mbak.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    1. Waalaikumsalam wr.wb bu Hajjah Fatimah. Saya sepakat dengan pemikiran ibu. Kufur nikmat dan kurang berikhtiar. Aamiin, semoga kita tidak ada yang terjerumus. Salam hangat dari Jakarta Pusat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s