Service parkir

Pic source : Google 




Sebagai salah satu dari sekian banyak penduduk Indonesia. Tentu saja sudah mengalami asam, pahit, manis dunia parkir. Mulai dari parkir tidak resmi, parkir resmi, hingga vallet parking. Di kehidupan sehari – hari khususnya, dalam mencari nafkah tentu erat kaitannya dengan parkir juga. Contoh : parkiran di kantor. Biasanya pegawai mendapatkan fasilitas bebas biaya parkir jadi tidak terlalu terbebani. 

Namun bukan itu yang menjadi concern saya. Dari hasil pengamatan saya (dan suami), sistem perparkiran di Jakarta sungguh ‘yahudi’ sekali. Saya ceritakan, bila drop off di area kantor saya tetap kena biaya 4.000/per jam. Mungkin gak semua perkantoran seperti ini. Sama seperti money changer ngetop langganan saya sejak kecil pun, biaya parkirnya cukup tinggi. Logikanya, karena rate-nya bersaing mungkin cari untung dari parkir *asumsipribadi. 

Kalo di RS, pada umumnya sih cuma drop off  masih free. Namun gak semua area publik menerapkan sistem seperti itu. Contohnya stasiun Gambir di Jakarta Pusat, tetap kena 5.000/jam walaupun cuma drop off. Heran kan, masa drop off tetap kena, kan sudah beli tiket kereta?! Entahlah. Yang pasti kalau sedang diburu waktu atau parkiran ramai. Vallet parking jadi solusi, gak apa bayar lebih mahal daripada frustasi bikin mood rusak. 

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

6 thoughts on “Service parkir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s