Pas foto balita

Saya sama sekali bukan orang yang suka narsis selfie, soal mendokumentasikan anak juga gak yang terlalu gimana banget. Sesuai moment aja. Sampai Teona mesti bikin pas foto tentu karena ada kepentingan. Saya bukan tipe yang iseng ke studio foto buat foto2 lucu. Pas foto pertama Teona Desember 2014 saat mau mendaftar sekolah playgroup di Januari 2015. Berarti pas foto pertama di usia 1 tahun 8 bulan, untuk mulai sekolah di usia 2 tahun 4 bulan. 


Alasan utama saya menyekolahkan Teona di usia dini: untuk melancarkan bicara, berinteraksi dengan teman sebaya, dan punya ritme hidup teratur. Sebelumnya sudah teratur, hanya saja saya ingin Teona tidak sekedar main sore seperti biasa. Yang mana anak-anak di lingkungan kami either anak orang Indonesia yang bersekolah di beberapa sekolah International dekat sini nor anak WNA yang bule, negro, India, Arab, Cina. Teona saat itu tontonannya bahasa Inggris plus teman-teman yang saat bermain pun ngomongnya Inggris. Tapi kami sebagai orang tua tetap berbahasa Indonesia. Kelarlah si Teona, hampiirrr delay speech. Setelah bersekolah di TK Islam dekat sini yang full berbahasa Indonesia. Alhamdulillah gak butuh waktu lama sekarang ceriwis binti centil. Hihi.

Pas foto kedua Januari kemarin, sebulan kemarin kami mengurus printilan ini itu, termasuk syarat pas foto terbaru. Usia Teona bulan lalu 3 tahun 9 bulan, untuk (insha Allah) masuk TK usia 4 tahun 4 bulan. Paslah ya, dulu juga saya TK usia hampir 4 tahun *nasib lahir di akhir tahun. Bedanya pas foto sekarang minta seluruh badan juga. Untung gak minta tampak samping dan close up *mau jadi gadis sampul kali ah 😄

Pas foto pertama dan kedua sama-sama belum yang sempurna. Walaupun gak pecicilan saat foto tapi juga gak yang gampang. Kita posisi di belakang mas fotografer sambil tepuk tangan dan manggil2 Teona biar bisa nengok kamera pas cekrek. Gak lupa ocehan saya, seperti: “menghadap sini, Teona” atau “senyum dikit, Nak” sampai “tahan posisinyaaa” 😅 Emaknye rempong, semua demi hasil pas foto yang layak cetak. Ya udahlah ya, pas foto nya gak go public juga. Iya sih, maksud saya yang penting hasilnya lumayan. Karena pas foto gak mungkin candid ya kan. Pas foto gak sempurna gak masalah yang penting berakhlak sempurna *asek.

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

10 thoughts on “Pas foto balita

  1. Ahahaha,,emaknya Teona rempong demi hasil foto terbaik. Kalo udah gede lebih gampang di arahin ya mbak, ni saya mau bikin passportnya samir tapi masih maju mundur niatnya karena kepikiran kalo bikin pasport harus foto dulu, pegimana fotonya itu ya,hehe

  2. Waaaah Teona, lucu bgt fotonyaaaa ;). Si bocil juga udah aku daftarin TK di Indonesia Fran, tapi dia masuk TK A karena umurnya nanggung huhu… kelairan september soalnya. Jadi nanti di Indonesia 2 th deh TK, yowes rapopooo hehheehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s