Tanggung jawab


Hidup (yang berlaku pada manusia dewasa) = tanggung jawab. Karena saat masih kecil tentu aja belum ada tanggung jawab. Childhood always adoreable. Tanggung jawab terbesar pertama manusia adalah ujian/tes/exam di sekolah. Setelah itu berlanjut ke tanggung jawab lainnya yang tentu saja makin besar resikonya. Kenapa sih tiba2 ngomongin tanggung jawab? Karena saya baru sadar kalo saya jadi punya beberapa tanggung jawab baru. Kalo di tahun 2012 saya punya tanggung jawab baru yaitu berumah tangga. Kemudian di tahun 2013 saya diberi tanggung jawab baru sebagai Ibu. Di tahun 2016 ini, salah satu tanggung jawab baru saya adalah pekerjaan. Beberapa tanggung jawab lainnya saling berkaitanlah. 

Ketika sadar akan itu, dalam hati saya bilang: “Wow, Subhanallah banget dengan semua tanggung jawab saya.” Saya bersyukur dan meyakini. Kita dikasih tanggung jawab bukan tanpa sebab dan tiap sebab pasti ada pelajaran serta hikmah tersendiri *dih, sotoy banget. Paling gak itu yang saya yakini sih ya. Tanggung jawab menjadikan manusia menjadi bermanfaat. Semua orang pastilah punya tanggung jawab walopun bentuknya berbeda-beda. Yang penting adalah tidak lepas tanggung jawab seenak sendiri. Udah pasti ujungnya bakal ngerepotin orang lain. Minimal bertanggung jawab sama diri sendiri dulu deh baru ke keluarga dan orang sekitar. 

Satu lagi, tanggung jawab = amanah juga loh. Jadi tiap orang diberikan amanah? Ya iyalah. Amanah itu mengajarkan kita tanggung jawab akan suatu hal, apapun itu *tumbenguebijak  😄 Jadi tanggung jawab saya apa aja? Daftarnya panjang tapi dinikmati aja. Kita emang gak bisa menyenangkan semua orang tapi saya berusaha, dalam batasan saya tentu saja (baca: batasan saya ya gitu deh, gak yang 100% nrimo juga. Haha). Ada satu quote bagus dari seorang sahabat: jadi orang penting itu baik tapi jadi orang baik lebih penting. Kalo quote saya: lempeng aja dikasih cobaan apalagi yang hidupnya ‘belok2’ *halah, apasihh  😝

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

4 thoughts on “Tanggung jawab

  1. Gambar nya lucu ya mbak. Oya, ini postingan di lock apa ya? Dari kemaren2 nggak bisa ngeposin. Dalam hidup berusaha untuk bijak dan tanggung jawab, namun tidak merepotkan orang lain rasanya susah. Kuakui banyak merepotkan teman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s