Bogor, 22 Oktober 2016

“Jalan-jalan ke Bogor yuk!” Kata ibu muda beranak satu tetangga saya. “Sama XXX dan mamanya juga” lanjutnya. Saya berpikir sejenak. Saya setujui karena bapaknya Teona kebetulan Jumat-Minggu dinas keluar kota. Jadilah jam 9 pagi kami bertiga + 3 anak kami. Menempuh perjalanan selama satu jam, tujuan pertama kami Kuntum Nurseries (Taman Kuntum) terletak di jalan raya tajur No. 291 Sindangrasa, Bogor Timur, Jawa Barat. Ternyata tidak sulit ditemukan karena letaknya di pinggir jalan. Harga tiket masuknya Rp. 40.000,- untuk anak di bawah 2 tahun free. Kemudian pengunjung dipinjamkan topi caping, untuk anak dan dewasa. Lalu kami membeli pakan ternak yang semua harganya Rp. 5.000,-, seperti:

  • Pakan daun2 dan wortel untuk kambing dan kelinci.
  • Pakan jagung kering untuk ayam, burung, dan bebek. Ha
  • Pakan rumput untuk sapi
  • Susu yang ditampung dalam botol dot susu bayi untuk kambing

Setelahnya kami berkeliling, anak2 sibuk memberi makan hewan ternak. Awalnya anak2 takut dan geli. Tapi lama2 mereka menikmati bergaul dengan hewan2 ternak. Kami sempat turun ke area bawah untuk naik kuda, sayangnya jam 12.00 – 13.00 para kuda sedang istirahat. Kami lanjut memancing ikan, pinjam alat pancing sudah termasuk umpan (makanan ikan) sebesar Rp. 15.000,-. Ini pengalaman Teona pertama mancing pakai alat pancing, dia happy banget. Makin happy karena saya berhasil bantu tarik pancingan dan mendapat 4 ekor ikan: 3 ikan mas dan 1 ikan mujair(sebenernya 6 ikan tapi yg 2 ekor kecil2 banget, saya suruh lepas lagi). Tambah happy banget Teona. Satu kilo ikan dikenakan biaya Rp. 40.000,- dan hasil pancingan Teona sekilo lebih 3 ons tapi tetap dihitung sekilo! Yeayyy. Sementara dua anak tetangga gak dapat ikan tapi untung ga ngambek. Kita bisa minta ikan untuk dibersihkan dan dipotong sesuai keinginan. Karena saya gak mau bawa ikan hidup. Setelah mancing kita melanjutkan perjalanan.


Tujuan berikutnya makan siang. Tetangga saya rekomend makan di resto Kabayan, sampai di sana ternyata tutup. Entah mungkin sudah bangkrut kali ya. Sederetan di jalan itu ada dua resto: 

  1. Momo Milk, menjual hasil olahan susu. Makanannya steak, burger, dan pasta2 gitu.
  2. Kedai Kita, menjual Indonesian, oriental, hingga western food.

Kedua resto di atas letaknya berhadapan yang berlokasi di Jl. Kantor Pos, belakang hotel Amaris, Bogor. Dekat dengan hotel Pakuan, Bogor. Sayang kedua tetangga tidak sreg dengan pilihan menu. Akhirnya diputuskan kami ke SKI saja. SKI adalah one stop shopping and recreation, berlokasi di Jalan Pengairan Katulampa No. 6, Bogor. Sampai SKI, kami langsung makan. Saya dan Teona memesan laksa Bogor dan batagor. Lalu ibu2nya belanja tas karena memang sentra penjualan tas, saya pun iseng beli satu karena lagi gak butuh2 amat. Lanjut ke permainan anak2 masih di area SKI. 

Wahana pertama yang menarik perhatian kami adalah bola air yang dikenakan biaya Rp. 30.000,- untuk 10 menit. Saya dan Teona masuk ke dalam bola plastik yang masih kempes, kemudian diisi udara dan digelendingkan ke kolam yang berisi ikan2. Ini pengalaman pertama kami dan Teona superrr duperrr happy!!! Saya bergerak2 dan Teona terguling-guling. Dia girang luar biasa. 


Wahana kedua, flying fox yang dikenakan biaya Rp. 20.000,- untuk 2 kali flying fox. Teona karena memang senang dan sudah berkali-kali mencoba flying fox tentu saja seneng banget. Wahana ketiga yang kami coba, naik kuda poni dikenakan biaya Rp. 30.000,- selama 10 menit. Dia suka bangettt. Tahun lalu, Teona pernah juga naik unta dan happy juga. Jam 5 sore kami balik dari Bogor menuju Jakarta. Anak2 sudah capek tapi tentu saja senang, termasuk emak2nya juga. 


Oh ya, jangan kira no drama tantrum ya. Tentu ada dong, namanya juga bawa balita2. Tapi dengan kekuatan kesabaran kombinasi ketegasan ibunya. Segala drama untuk mengatasi tantrum anak masing2 bisa diatasi. Tiga ibu2 ini menyebut perjalanan kami mini super field trip. Saya belum pernah jalan bareng dua tetangga, baru pertama ini gabung. Tentu saja kami kepikiran mengatur playdate selanjutnya. Hoho. Saya senang karena dua tujuan kami di Bogor, sama2 kids friendly. Dibanding arena permainan di mall, ke tempat2 begini justru saya lebih suka. Outdoor, membumi, berinteraksi dengan orang, menerima cuaca (panas atau hujan), pokonya lebih berwarna. Secara pribadi, saya amat merekomendasikan kedua tempat tersebut untuk dikunjungi. 

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

9 thoughts on “Bogor, 22 Oktober 2016

  1. saya juga ga terlalu suka ajak anak2 main yang di mall2 itu. kalau ada pilihan yang outdoor2 begini kenapa ngga kan yaa :D. klo ngga salah di taman topi bogor juga ada permainan begitu…

  2. Belum pernah ke 2 tempat ini pas ke Bogor. Aku kayaknya gak berani masuk dlm bola itu mbak, takut mual karena berguling2 di dlm gitu. Tapi kalo flying fox aku berani haha, Teona keren masih kecil udah berani main flying fox.

  3. wahh.. tempat wisatanya asyik buat si kecil ya mbak. 😀
    itu di tempat wisatanya bawa makan buat hewannya sendiri boleh nggak ya? hehe.. soalnya di pasar kan 5000 kalau dibelanjain sayuran dapatnya buanyak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s