Cerita Delman Wisata

Ini pengalaman Teona pertama kali cobain naik delman wisata. Kalo bareng orang lain dan mau nunggu sampe penuh, tarifnya 5.000/orang. Kalo mau borongan (sewa hanya untuk diri sendiri) kena biaya 20.000. Seputaran itu jaraknya sekilo. Saat di jalan, Saya lihat kusir yang anak kecil hitungannya, memecut kuda yang ternyata bernama lemot (e nya dibaca sepertiContinue reading “Cerita Delman Wisata”

Tujuh belasan 2016

Di lingkungan kami, acara tujuh belasan baru aja diadakan Sabtu kemarin. Jam 7 pagi kami baru keluar, jalan santai, trus berhenti untuk skipping. Saya udah lamaaaaa banget gak skipping. Bapaknya Teona yang rajin, kemarin itu saya cobain skipping dan engap! Astagfirulloh. Nafas Senin-Kamis, debaran jantung kerasa banget, capek banget rasanya tapi seneng. Harapan BB balikContinue reading “Tujuh belasan 2016”

Teman bikin pusing 

Saat muda, maksudnya saat sekolah sampai kuliah. Saya gak ada masalah dalam berteman, sehingga saya punya banyak genk, bukan genk sosialita loh ya. Genk itu pun masih awet sampai sekarang walopun jarang ketemu karena kesibukan masing2. Selama bekerja pun, saya gak ada masalah dalam berteman. Saya gak merasa berkewajiban harus punya banyak teman, semua mengalirContinue reading “Teman bikin pusing “

Nasionalisme WNA?

Kalo ada beberapa teman kuliah Saya yang memilih bersuami WNA dan getol memamerkan paspor barunya yang bukan lagi paspor Indonesia. Kembali lagi itu hak mereka, peran saya di socmed hanya sebagai pemirsa. Namun yang menarik, belakangan ini ramai dua berita yang berkaitan dengan kewarganegaraan Indonesia-nya. Berita pahit yang menyangkut kewarganegaraan seseorang. Seorang menteri yang baruContinue reading “Nasionalisme WNA?”

Manusia ibarat tukang parkir

Kisah nyata: seorang istri bekerja di suatu bank BUMN dan suami bekerja di suatu institusi pemerintah. Mereka dianugerahi dua anak, perempuan dan laki-laki. Secara finansial cukup mapan, selain memiliki mobil dan motor mereka sekarang sedang membangun rumah impian. Alhamdulillah. Namun di tengah kebahagiaan mereka, Allah berkehendak lain, anak laki-laki nya diambil olehNya. Tepat 40 hariContinue reading “Manusia ibarat tukang parkir”