Mudik ke Solo 2016

Akhirnya! Bisa mudik ke Jawa Tengah juga *ciumtanahleluhur. Senengnya saya tak terbayangkan. Seperti diketahui sebelumnya, lebaran idul fitri Saya gak mudik, keluarga suami dari Padang yang ke Jakarta. Kebetulan papa mertua saya berasal dari Solo, Jawa Tengah. Sementara saya anak keturunan totok pasangan Jawa Tengah yang lahir dan besar di Jakarta. Jadii, intinya kami akan mudik ke 3 tempat: Solo, Salatiga, dan Klaten. Horreyyy.

Kamis, 23 Juli 2016
Teona sekolah seperti biasa, pulang langsung cus bandara menuju Solo. Malamnya disambut hujan derasss.

Jumat, 24 Juli 2016
Nyekar ke TPU Praci trus menghabiskan waktu sama keluarga Solo. Teona CS banget sama sepupunya yg di foto.

image

Sabtu, 25 Juli 2016
PP ke Jogja, berangkat naik pramex dari stasiun Balapan Rp. 8000,-/orang. Pulangnya hujan derass sekali naik travel rama sakti Rp.50.000/orang, dari amplaz, Jogja menuju pool di Solo. Soal tepat waktu masih lebih juara travel2 Jakarta-Bandung. Konon om saya bilang, travel2 Jogja-Solo itu cukup mendapat pukulan hebat saat pramex eksis. Ya iyalah, jauhh lebih murah & cepat. Malamnya kami kumpul keluarga Solo rame banget.

Minggu, 26 Juli 2016
Rute hari ini: Solo-Salatiga-Klaten-Solo. Atas saran dari selebloger Solo, mas D Sukmana Adi. Saya memang minta rekomendasi rent car yang bagus, terima kasih atas rekomendasinya, mas 🙂 Supirnya santun dan nyetirnya hati2. Tujuan hari Minggu ini ke Salatiga adalah menengok mbah putri / nenek saya (ibunda Ayah Saya) yang masih hidup. Ortu ibu saya dan bapak Ayah saya sudah pada gak ada. Kebetulan ortu saya bela2in menyusul demi kami *terharu. Lanjut ke Klaten untuk nyekar makam ortu ibu saya, sukses bikin saya mengharu-biru. Berakhir kembali di Solo.

Senin, 27 Juli 2016
Back to Jakarta, rasa terima kasih yang mendalam saya haturkan untuk seluruh keluarga Solo, Salatiga, Klaten. Semoga masih diparingi gusti Allah umur, kesehatan, dan rezeki. Jadi bisa bersilaturahmi lagi :’)

Alhamdulillah walopun cuma sekelibat ibaratnya. Tapi bisa mengunjungi sanak saudara sungguh menyenangkan. Rasa bahagia saya gak bisa tergambar dengan kata2, setelah lima tahun gak mudik tentu banyak sekali perubahan ke arah yang lebih baik. Dari pengamatan saya, kota Boyolali yang kami lewati saat rute Salatiga-Klaten. Pusat pemerintahan dan tempat2 ibadah agama2 yang diakui di Indonesia berada dalam suatu kawasan yang sama. Kawasan yang memang diperuntukkan untuk itu menurut saya keren lho! Sebenernya bertepatan juga dengan  event Solo Batik Carnival. Sayang saya gak bisa lihat karena acara padat merayap dan sibuk menjaga kondisi Teona agar tetap fit. Senang rasanya semua yang direncanakan berjalan dengan baik dan lancar. Mungkin yang paling bahagia di antara kami semua adalah saya yang 5 tahun gak mudik dan papa mertua yang 4 tahun gak mudik. Sampai jumpa lagi tanah leluhur, Salatiga-Solo-Klaten ❤

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

8 thoughts on “Mudik ke Solo 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s