Soto & ayam goreng “Barokah”, Klaten, Jawa Tengah.

Bukan post berbayar, murni pengalaman pribadi.

Saya udah kenal sejak kecil. Dari sekian banyak tempat makan enak mulai dari stasiun Klaten sampe plaza Klaten. Soto dan ayam goreng “Barokah” ini jadi salah satu pilihan. Ceritanya, setelah nyekar lanjut makan siang. Kami makan di Barokah karena banyak pilihan makanan. Saya bener2 seperti kembali ke masa lalu, saat lapar ngelayap cari makan padahal di rumah masak, sekedar ganti suasana danΒ  variasi. Hehe.

Alhamdulillah pilihan gak salah, semua suka dan senang. Satu mangkuk soto ayam harganya Rp. 7.000,- kalo saya sih gak cukup satu mangkok ;p Plus tambahan gorengan seperti: tahu, tempe, perkedel, dan lainnya. Ada juga beragam sate: usus, ampela hati, telur puyuh, dan lainnya. Bila di restoran ayam yang simbolnya foto ibu berkonde, harga satu ekor ayam kampung kini di atas 100.000. Maka di Barokah, satu ekor ayam kampung goreng hanya Rp. 85.000,-

image

image

image

Super sekali kan, hehe. Untuk soal rasa bersaing dengan soto sekitaran Klaten. Dari rumah almarhum mbah Saya tinggal jalan kaki ke sini, persis di belakang Plaza Klaten, wilayah taman alun-alun Klaten. Strategis dan gak susah dicari. Bisa mampir cicip kalo lagi lewatin Klaten πŸ™‚

Soto dan ayam goreng “Barokah”
Jalan alun-alun timur no. 2
Telp. 0272-322202

Advertisements

Mudik ke Solo 2016

Akhirnya! Bisa mudik ke Jawa Tengah juga *ciumtanahleluhur. Senengnya saya tak terbayangkan. Seperti diketahui sebelumnya, lebaran idul fitri Saya gak mudik, keluarga suami dari Padang yang ke Jakarta. Kebetulan papa mertua saya berasal dari Solo, Jawa Tengah. Sementara saya anak keturunan totok pasangan Jawa Tengah yang lahir dan besar di Jakarta. Jadii, intinya kami akan mudik ke 3 tempat: Solo, Salatiga, dan Klaten. Horreyyy.

Kamis, 23 Juli 2016
Teona sekolah seperti biasa, pulang langsung cus bandara menuju Solo. Malamnya disambut hujan derasss.

Jumat, 24 Juli 2016
Nyekar ke TPU Praci trus menghabiskan waktu sama keluarga Solo. Teona CS banget sama sepupunya yg di foto.

image

Sabtu, 25 Juli 2016
PP ke Jogja, berangkat naik pramex dari stasiun Balapan Rp. 8000,-/orang. Pulangnya hujan derass sekali naik travel rama sakti Rp.50.000/orang, dari amplaz, Jogja menuju pool di Solo. Soal tepat waktu masih lebih juara travel2 Jakarta-Bandung. Konon om saya bilang, travel2 Jogja-Solo itu cukup mendapat pukulan hebat saat pramex eksis. Ya iyalah, jauhh lebih murah & cepat. Malamnya kami kumpul keluarga Solo rame banget.

Minggu, 26 Juli 2016
Rute hari ini: Solo-Salatiga-Klaten-Solo. Atas saran dari selebloger Solo, mas D Sukmana Adi. Saya memang minta rekomendasi rent car yang bagus, terima kasih atas rekomendasinya, mas πŸ™‚ Supirnya santun dan nyetirnya hati2. Tujuan hari Minggu ini ke Salatiga adalah menengok mbah putri / nenek saya (ibunda Ayah Saya) yang masih hidup. Ortu ibu saya dan bapak Ayah saya sudah pada gak ada. Kebetulan ortu saya bela2in menyusul demi kami *terharu. Lanjut ke Klaten untuk nyekar makam ortu ibu saya, sukses bikin saya mengharu-biru. Berakhir kembali di Solo.

Senin, 27 Juli 2016
Back to Jakarta, rasa terima kasih yang mendalam saya haturkan untuk seluruh keluarga Solo, Salatiga, Klaten. Semoga masih diparingi gusti Allah umur, kesehatan, dan rezeki. Jadi bisa bersilaturahmi lagi :’)

Alhamdulillah walopun cuma sekelibat ibaratnya. Tapi bisa mengunjungi sanak saudara sungguh menyenangkan. Rasa bahagia saya gak bisa tergambar dengan kata2, setelah lima tahun gak mudik tentu banyak sekali perubahan ke arah yang lebih baik. Dari pengamatan saya, kota Boyolali yang kami lewati saat rute Salatiga-Klaten. Pusat pemerintahan dan tempat2 ibadah agama2 yang diakui di Indonesia berada dalam suatu kawasan yang sama. Kawasan yang memang diperuntukkan untuk itu menurut saya keren lho! Sebenernya bertepatan juga dengan  event Solo Batik Carnival. Sayang saya gak bisa lihat karena acara padat merayap dan sibuk menjaga kondisi Teona agar tetap fit. Senang rasanya semua yang direncanakan berjalan dengan baik dan lancar. Mungkin yang paling bahagia di antara kami semua adalah saya yang 5 tahun gak mudik dan papa mertua yang 4 tahun gak mudik. Sampai jumpa lagi tanah leluhur, Salatiga-Solo-Klaten ❀

Pendapat tentang gagal menikah

image

Saya bukan pakar pernikahan atau psikolog. Sekedar cerita dan sedikit beropini tentang hal ini. No offense. Kalo gak setuju, skip aja.

Sejak dulu kejadian batal menikah udah ada, sama dengan LGBT, dari jaman Nabi Luth udah ada. Tapi baru marak sekarang. Kalo di film2 luar, kejadian batal menikah itu dianggap hal biasa atau malah prestasi yang bikin orang tsb jadi center of attention dan mendadak seleb. Di Indonesia pada umumnya, kejadian batal menikah termasuk kejadian luar biasa.

Beberapa faktor yang menjadi sebab (sekali lagi, ini sekedar opini Saya):
1. Keluarga. Sejak awal, keluarga memiliki peranan penting. Karena seperti diketahui bersama, di Indonesia menikah = menyatukan kedua keluarga, bukan hanya dua individu. Karena kekeluargaan di Indonesia erat dan guyub. Makanya ada proses: perkenalan keluarga yang intinya saling melihat satu sama lain keluarga, di Indonesia umumnya akan lebih baik ‘selevel’. Jika tidak maka akan terjadi timpang yang berujung tidak disetujui. Bila kedua keluarga sudah saling setuju maka berlanjut ke lamaran resmi yang membawa serta kedua keluarga besar. Kemudian rapat keluarga untuk merencanakan perhelatan pernikahan. Itu kondisi ideal, tidak menutup kemungkinan adanya drama di internal keluarga yang berimbas ke pasangan calon pengantin 😦

2. Dokumen kelengkapan, berupa berkas2 yang akan diserahkan ke Kantor Urusan Agama (KUA) atau catatan sipil. Segala rupa berkas, akte kelahiran, KTP, KK, dan lainnya wajib dilengkapi dan diselesaikan administrasinya. Bila sudah beres maka penghulu atau petugas yang akan menikahkan kemudian dijadwalkan. Bila terjadi hal yang tidak diinginkan, bubar jalan semua 😦

3. Biaya. Hebatlah orang yang bilang menikah itu murah. Setau dan sepengalaman saya, menikah itu mahal! Membayar biaya ke vendor2 seperti: dekorasi, rias, kebaya atau bridal, hingga katering! Nah, salutlah yang bilang menikah itu murah. Mulai pencarian vendor, DP, detil persiapan, hingga pelunasan. Jika batal, belum tentu bisa di-refund 😦

4. Undangan khalayak ramai. Menjadi tradisi dan sunnah dalam Islam, menghelat acara syukuran hingga pesta resepsi yang bermaksud mengumumkan dan turut mendoakan kedua pengantin. Tujuannya menghindari fitnah. Sebelumnya undangan tentu disebar, biasanya 2 minggu sebelum hari H. Bila terjadi hal yang tidak diinginkan, tidak mungkin dibuat pengumuman batal. Dalam bentuk apa? Flyer? Pamflet? Gendeng! 😦

5. Psikis calon pengantin. Ketika segala yang direncanakan batal tentu berdampak psikologis terhadap jiwa calon pengantin. Terutama rasa malu, tapi gimana lagi, nasi sudah menjadi bubur 😦

Udah paling bener cukup tau dan gak perlu menanyakan alasannya. Bila sudah waktunya, nanti akan tau juga. Sementara waktu, maklumi saja. Walopun rasa kepo bikin gundah gulana *halah. Intinya berempati dengan bersikap biasa saja. Calon pengantin tersebut sudah cukup pusing dengan ujian hidupnya, untuk apa kita bikin makin pusing. Nah, itu poin dari semua ocehan Saya: ujian hidup manusia berbeda. Cukup untuk diketahui saja, bila tidak bisa membantu, silakan diam dan jadi pemirsa yang bijak. Bila mulut gatal untuk mem-bully, ingat saja kita punya anak/sepupu/keponakan/saudara perempuan yang bisa jadi mengalami ujian tersebut. Wallahuallam.

Tahun ajaran baru 2016

image

Senin, 18 Juli 2016 adalah hari pertama tahun ajaran baru. Teona yang tadinya kelompok bermain kecil usia 2-3 tahun, tahun kedua ini ‘naik kelas’ kelompok bermain besar usia 3-4 tahun. Sesuai SMS dari Kemendikbud pic di atas, maka sekolah ramai dengan orang tua murid yang mengantar dan sekolah pun belum efektif. Masih perkenalan dengan lingkungan sekolah jadi pulang cepat.

Saya mengantar Teona kembali ke sekolah di hari pertama. Apakah Teona drama? Alhamdulillah enggak. Sebagai anak lama *baru setahun sekolah sih. Lumayanlah, agak bingung aja kok temennya beda lagi. Tapi trus biasa lagi, adaptasi dulu. Biasaa. Syukurlah aman sampe pulang baru deh drama. Gitu deh bocah. Semoga tahun ajaran ini lancar2 dan makin pinter. Aminn. Selamat menempuh tahun ajaran 2016.

Baju anak souvenir

Kalo lagi ke suatu kota atau obyek wisata, pasti ada aja yang jualan souvenir, spesifiknya baju anak either setelan atau dress. Saya paling suka beli sendiri atau dibelikan anggota keluarga baju anak souvenir buat Teona. Bahkan saking ‘kreatif’nya, baju anak souvenir saya jadikan salah satu goodie bag ultah kedua Teona untuk teman2nya.

Baju anak souvenir umumnya berbahan katun ringan, cocok dipakai siang hari. Kalo setelan baju tidur menurut saya udah paling juara keluaran MC. Harga baju anak souvenir termasuk murah, walopun corak/motif nya kurang variatif. Jadi main di warna-warni aja.

image

image

image

image

image

Baju anak souvenir enak juga buat gonta-ganti sehari-hari selain kaos sama celana biasa. Kalo buat saya, mendukung industri kecil atau rumahan tentu jauh bermanfaat kan ya. Kekurangannya cuma satu: LUNTUR. Masukan dari saya, semoga kualitas bahan dan lainnya bisa lebih baik lagi.

Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2016

image

Akhirnya saya ke PRJ juga! Haha. Padahal tinggal ngesot aja cuma karena nunggu kakak ipar datang, jadi baru ke PRJ sekarang. Pertama Saya ke PRJ saat weekend, HTM Rp. 30.000/orang. Siang masih lengang ramai gitu deh. Judulnya menemani dan memeriahkan kakak ipar belanja. Hehe. Kunjungan kedua, weekdays HTM 25.000/orang. Kenapa sampe 2x dateng? Soalnya tinggal ngesot. Hehe. Sebelumnya gak pernah2nya juga sih sampe 2x ke PRJ, rekor gitu deh.

Trus kesan saya gimana? Seru sih. 2x dateng, 2x juga nenteng belanjaan untuk kami bertiga *tersipumalu. Bukannya apa2, emang butuh, terjangkau, dan banyak pilihan. Gak cuma perlengkapan kebutuhan primer, sekunder, dan tersier aja. Bahkan hedon’s stuff sampe barang-penting-ga penting juga ada. Super lengkaplah. Cocok untuk semua kalangan deh. Sebelum2nya saya juga gak yang seantusias ini, murni latah karena meng-guide kakak ipar.

PRJ menyediakan shuttle bus dari Gambir, stasiun kemayoran, dan MGK *CMIIW. Bisa naik transjakarta juga turun di shelter PRJ kemayoran. Kesan saya, cukup memuaskan dan serba ada. Makanan dan minuman segala rupa pun ada. PRJ akan berakhir Minggu besok, 17 Juli 2016. Jadi cobain kesitu, semoga terhibur πŸ™‚

Pengalaman tidak mudik

image

Selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali ke fitrah. Amin. Tahun ini saya gak mudik! Super yeay! Kenapa seneng? Yah, biar ganti suasana aja. Karena satu dan lain hal, keluarga suami yang berlebaran di Jakarta. Saya seneng2 aja, selain karena Jakarta kota kelahiran jadi saya pasti bisa menikmatinya. Karena memang gak terlalu banyak hal yang bisa dilakukan saat mudik di keluarga suami. Mau wisata kuliner? Di kota Padang, sejak puasa semua resto, kecuali junkfood dipastikan tutup! Mau wisata jalan2, nah semua penduduk kota Padang tentu aja pada mudik ke daerah asal, seperti payakumbuh, pariaman, bukittinggi, dll. Sehingga lalu lintas padat dan gak rekomend ikutan bermacet ria. Jadi berlebaran di Jakarta menjadi pengalaman yang seru2 aja.

Hari ini acara ngumpul2 dan tentu aja makan2 bareng dong. Besok2 masih sama trus paling jalan, blanja2, seru2an abisin libur. Sedih ya, Ramadhan tahun ini dilewati dengan berita2 bom esp bom di Madinah. Kalo saya sih menarik kesimpulannya simpel aja: kalo masih mengaku manusia yang memegang teguh dua kalimat syahadat, masih sholat, dan menjalankan syariat Islam gak akan kayak gitu.

Oh ya, Saya mau cerita sedikit tentang kendala libur lebaran. Pertama, galon! Jiyahhh, masih dong terkendala karena kehabisan stock air galon. Huhuhu. Padahal udah ‘nimbun’ banyak, jadi ntar kalo stock habis pake air mineral 1500ml dulu. Kedua, sayur! Kalo lauk insya Allah aman, kalo sayur? Tadi ke pasar masih pada tutup dan terpaksa beli di emperan pasar ada yang jualan tapi masih terbatas. Pas jalan pulang, dua kali ditanya orang beli sayur di mana? Tapi bersyukur, tempat makan dan supermaket di sekitar tempat tinggal saya pada buka! Alhamdulillah, jadi tetep bisa beli yang dibutuhkan.

Senin, 11 Juli 2016, orang kerja pada masuk kerja kembali. Sementara anak sekolah pada baru masuk Senin, 18 Juli 2016. Selamat kembali padat, Jakarta. Buat saya yang penting: sing adem tentrem mawon.