Ekpresif

Tiba saat Teona pulang sekolah, saya papasan sama oma salah satu anak cowok di kelas Teona. Oma pun cerita singkat ke saya:
Oma: “kapan hari R (si cucu) saat makan malam bilang ke bunda (mama) nya: Bunda, aku dong disuapin mamanya Teona. Bunda kok ga pernah sih nyuapin aku?! ~ bundanya shock” lanjut oma ketawa.
Saya: ” aduh oma, saya gak tiap hari juga kok nyuapin R”

Karena saya liat bunda guru di kelas lagi rada riweuh dan pas aja hari itu Teona dan R duduk sebelahan jadi saya gampang nyuapin R. Nyuapin di sini bukan suatu bentuk kemanjaan ya. Ibu2 yang merasakan Gerakan Tutup Mulut (GTM) anaknya pasti tau maksud saya. Ada waktunya juga saya biarin Teona makan sendiri tapi ada masanya juga saya suapin. Tergantung sikon. Saya gak nyangka hal sepele itu membekas di R.

Kemarin salah seorang pengasuh teman sekelas Teona bilang:
Pengasuh: “Bu, sekarang aku kalo D pas makan mau dilepeh aku bilang, hayo apa mama Teona bilang, gak boleh dilepeh kalo makan. Trus gak dilepeh, ditelan.” Aku ngakak. Lama2 semua tau deh kalo aku galak 😀

Trust me, moms. Hal apapun yang namanya bentuk perhatian dan kasih sayang. Karena anak cenderung ekspresif. Walopun buat kita sepele tapi buat anak besar artinya *selfreminded

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

One thought on “Ekpresif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s