Anak nakal???

Post ini dilatarbelakangi pengamatan saya saat menunggu Teona sekolah. Ada satu anak laki2 kita sebut saja bolot. Bolot ini anak kelas TK nol kecil, sangat aktif, ganteng, tapi dia mengerikan *dalam penilaian saya. Di kelasnya dia menjadi penggerak anak2 lain, terutama anak cowok untuk berbuat onar.

Ada dua kejadian yang membuat saya mengelus dada:
1. Suatu waktu kelas Teona dan kelas bolot berada di satu sentra yang sama. Situasinya baru selesai makan siang, Teona karena masih kelompok bermain jadi saya masih boleh masuk. Saat itu saya membereskan tempat makan Teona ke dalam tas sampai saya terkejut dengan suara berisik di belakang saya. Bolot sedang menarik kerah baju seragam anak perempuan lalu badan anak perempuan itu dihempas dengan mantap berkali2 ke whiteboard. Saya teriak: “ya Allah!” Ibu2 yang posisinya cukup dekat dengan bolot melerainya. Saya shocked! Anak perempuan itu tentu saja menangis. Saat membahas dengan ibu2 lain di kelas Teona, saya bilang misal anak perempuan itu Teona. Saya minta pindah kelas, jangan sekelas dengan si bolot.

2. Bila jam belajar saya menunggu di depan kelas. Karena Teona kalo ke sekolah masih saya pakein pospak, belum PD bila gak pake seperti di rumah. Misal dia p*p, saya bisa langsung urus. Saat itu saya lihat bolot membawa payung lipat ukuran besar. Dia acungkan ke sekeliling yang mana tentu mengancam kena badan atau bahkan kepala anak lain. Saya tegur, saya minta pinjam payungnya tapi tidak dihiraukan. Di dekat saya lewatlah bapak2 petugas kebersihan sekolah, diambil payung itu dari tangan bolot dan digandeng bolot masuk kelas.

Tidak hanya guru, security, bahkan petugas sekolah pun turut menertibkan si bolot. Bolot adalah anak nakal??? Jangan cepat menilai dulu. Usut punya usut, bolot adalah anak korban perceraian. Tentu gak bisa menyalahkan anak, orang tua kandung memiliki peran penting. Bahkan konon ibunya tetap merasa bolot seperti anak normal pada umumnya. Yang menurut saya fisik bolot normal tapi seperti anak berkebutuhan khusus dalam personality nya. Bolot seperti itu karena ada sebab, saya salut dengan ketegasan dan tetap memberikan kasih sayang dari pihak sekolah untuk bolot. Tapi tetap ketertiban dan kenyamanam bersama adalah prioritas 🙂

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

3 thoughts on “Anak nakal???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s