Menjelang mudik

Sejak tahun 2012, saya mulai mudik ke rumah orang tua suami yang berdomisili ke Padang. Walopun ada keluarga dari pihak papa mertua yang berasal dari Solo, namun karena papa mertua memutuskan menghabiskan masa tua di Padang. Sejak ada Teona tentu saja bawaan mendadak segambreng. Sampe sekarang pun masih begitu. Bersyukur sejak Teona lahir saya gak pernah ribet sama urusan susu. Dulu full ASI tanpa botol dot atau empeng, jadi cuma sterilin alat makan aja. Sekarang malah lebih enak, karena udah susu UHT jadi lebih praktis. Sementara makan juga udah ngikutin makanan kita jadi santai banget.

Selain baju, bawaan lain adalah dudukan toilet Teona, mainan2 kesayangan, boneka2 kesayangan, dan obat2an Teona untuk jaga2. Obat2an standar sih, seperti tempra, lactoB, dan triaminic. Lebih baik bawa jadi kalo kenapa2 ga repot lagi di sana.

image

Sengaja bawa sedikit aja tapi saya rasa cukuplah. Obat2an baru mau beli, hehehe. Gak lupa orang tua saya ngasih sedikit tanda cinta untuk besan. Untungnya bisa masuk bagasi ;p Pertama kali juga Teona duduk di kursi sendiri, semoga aja gak pake rewel. Selamat mudik bagi yang akan mudik juga. Bagi yang gak mudik tetap semangat ya puasa dan lebarannya. Setahun sekali jadi mesti dimaknai ๐Ÿ™‚

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

8 thoughts on “Menjelang mudik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s