Teona is turning two

Ga terasa anak solehah udah menginjak dua tahun. Selasa, 30 April 2013 pagi hari, seperti biasa masih rutin mual muntah *gue mual muntah full 9 bln* itu masih kerja dan dinas keluar kota bahkan keluar negeri. Mengingat riwayat keguguran di kehamilan pertama jadi saya cukup intensif melakukan tes lab. Di awal kehamilan, saat mau terbang ke sing masuk 3 bln, tes triple X di 4 bln, dan suntik tetanus di 7 bln *itu krn keserempet motor pas nyebrang jalan -_-

Karena tidak ada kontraksi saat menjelang due date, di hari tsb saya USG, ternyata air ketuban sudah keruh tapi kepala Teona belum masuk jalan lahir. Yowis terpaksa caesar. Jadi karena mendadak, saya ke RS ditemani suster, sementara suami yg sedang di suatu institusi penegak hukum yg lg dikriminalisasi meluncur ke RS *janjian ketemu di RS* Karena emang mual muntah bahkan selesai IMD tetep doang gue muntah, tapi itu yg terakhir sih. Hikmahnya, ini gue yg menarik kesimpulan sih. Mual muntah full 9 bln itu gue dapet reward ASI lancar jaya sehingga Teona bisa punya enam saudara sepersusuan.

Sejak Teona setahun gue bikin surat yang gue dedikasiin utk dia. Beneran nulis surat trus masukkin ke amplop. Gue simpen. Kelak kalo dia udah ngerti, gue kasih semua surat untuk dia 🙂 ini kali kedua gue tulis surat untuk Teona, yg sekarang lebih panjang, 2 lembar. Setelah taro di amplop tebelnya ngalahin angpau lebaran, hihihi.

image

Update nya apa? Makan dan potty training masih terus diusahakan nih, hiks. Perjuangan belum selesai. Tapi udah mulai bisa mengerti perintah, contoh: tolong ibu dong, buang tissue ini di tempat sampah *gue abis lap meja* Teona ambil tisue bekas trus jalan ke tempat sampah trus buang. Baliknya dia ngajak tepuk tangan sebagai reward. Selain belajar huruf hijaiyah dia juga udah lancar solmisasi. Sebenernya solmisasi termasuk salah satu metode stimulasi biar makin lancar ngomong. Udah bisa diajak nyanyi. Jalan sama larinya ngebut kenceng banget, loncatnya juga makin tinggi. Aksinya makin tak terkendali, hahaha.

image

Selamat ulang tahun yg kedua anak baik. Semoga panjang umur, selalu sehat, makin pintar, cantik, solehah, dan jadi kebanggaan keluarga. Amin ya robbal alamin. Cerita ulang tahun kedua Teona coming soon..

Lima impian saya untuk lima tahun kedepan “Casa Elana for IHB Blog Post Challenge”

banner

Assalamualaikum Wr. Wb.

Apa sih lima impian saya untuk lima tahun kedepan? Saya bukan termasuk orang yang amnbisius, apa yang saya jalani tentunya sesuai dengan situasi dan kondisi saya. Tidak mau ngoyo yang berakhir dengan memaksakan diri. Insya Allah saya belum pernah dan jangan sampai seperti itu. Berikut lima impian saya untuk lima tahun kedepan:

1. Punya bisnis yang established

Saya berbisnis sejak kuliah tadinya sih membantu promosi produk teman saya, tapi akhirnya nyemplung langsung. Saya pikir lumayanlah untuk dapat penghasilan tambahan, anggap saja uang kaget. Semakin lama ternyata jadi punya reseller, Alhamdulillah. Bisnis saya di bidang makanan siap makan sekarang merambah ke baju muslim dan hijab. Walaupun belum turun langsung tapi saya terus belajar agar kedepannya bisa mandiri. Seperti salah satu brand yang populer saat ini, http://www.casaelana-shop.com

2. Komunitas yang Islami

Sejak menikah dan memutuskan berhijab saya berusaha untuk menjadi pribadi yang muslimah walaupun tidak bisa dipungkiri saya masih tergoda duniawi. Alhamdulillah di lingkungan tempat saya tinggal memang ada komunitas pengajian untuk penghuni, saya pikir mulai dari sekitar saya kenapa tidak. Mengingat saya masih terkendala untuk bisa aktif dalam komunitas Islami yang banyak beredar di Jakarta, seperti yang telah saya follow: indonesian-hijabblogger.com

3. Pendidikan Islami untuk anak

Saya dan suami bercita-cita mendidik anak kami menjadi muslimah yang baik. Sedari dini anak kami, Teona mulai kami ajarkan doa-doa, sholat, dan mengaji. Saat ini Teona mulai hafal huruf hijaiyah dibanding huruf latin. Insya Allah tahun ajaran baru nanti, Teona mulai masuk kelompok bermain di TK Islam dekat tempat tinggal kami. Untuk pendidikan selanjutnya kami masih melihat situasi kondisi, namun yang pasti Teona akan kami masukkan ke TPA (Taman Pendidikan Al. Qur’an) setiap sore.

4. Games Islami

Saya men-download beberapa toddler games untuk Teona. Saya dan suami cukup menyayangkan minimnya games muslim. Games kebanyakan untuk belajar bahasa Inggris, sementara muslim-nya, tersedia aplikasi untuk belajar mengaji, lagu anak Islami, cerita Nabi, dan doa sehari-hari. Saya memang bukan programmer yang bisa menciptakan games Islami, namun mengapa tidak saya menciptakan ide atau konsep dan bisa diwujudkan oleh programmer menjadi suatu games interaktif untuk anak-anak.

5. Berhaji

Tentunya itu impian setiap muslim dan muslimah karena juga termasuk dalam rukun Islam yang kelima. Saya pun mulai menabung dan tentu saja tidak putus berdoa supaya tidak terkendala dengan kuota bila tiba saatnya nanti. Semoga saja masih diberikan nikmat umur hingga bisa mewujudkan impian untuk berhaji. Amin.

Mungkin impian saya merupakan impian yang sederhana, tapi bila lima impian tersebut tercapai, saya menganggap diri saya sukses menjadi muslimah. Bisnis, pendidikan, komunitas, games, dan berhaji adalah lima dari banyak impian yang selalu berputar di pikiran saya. Begitupun dalam setiap doa setelah sholat yang selalu saya panjatkan. Mungkin terlihat berlebihan karena saya memiliki ketakutan bila saya tidak memulai dari diri sendiri dan keluarga saya, bagaimana kedepannya nanti. karena zaman sekarang lingkungan sekitar dan masyarakat pada umumnya sudah tidak kondusif lagi.

Untuk saya pribadi, impian merupakan suatu motivasi dan ‘pecutan’ untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Motivasi untuk selalu berpikir positif, motivasi untuk bisa terus berharap dan berdoa. Impian pun menjadi salah satu alasan untuk memperbaiki diri, harapannya bila saya sudah menjadi manusia yang baik dan menjalankan syariat Islam dengan benar maka insya Allah impian saya akan diijabah. Tentu saja didukung dengan keluarga dan lingkungan sekitar yang positif dan turut mendukung agar lima impian saya untuk lima tahun kedepan dapat terealisasi. Amin ya robbal alamin.

Tulisan ini diikuitsertakan dalam “Casa Elana for IHB Blog Post Challenge”

Wassalamualaikum Wr. Wb

Socmed

Socmed apa aja sih yang kamu gunakan? Kalo saya termasuk banyak *ngaku* xp

Selain bbm, wa, dan line. Berikut ini beberapa socmed yg saya aktif:

1. Facebook
Termasuk sering saya intip karena saya join di banyak grup masak, ketauan deh amatiran dalam perkulineran.

2. WordPress
Banyak curhat di sini, hahaha. Yah,    ga yg curhat gimana juga, sedikit sharing aja.

3. Twitter
Sampe sekarang masih suka twitter, soalnya banyak info dari account resmi, bisa complain ke account resmi tsb, sering ikutan kuis, dan yg paling penting karena twitter saya jadi bisa punya tujuh anak susu. Thanks to @aimi_ASI & @ID_AyahASI.

4. Instagram
Kalo ini buat jualan olshop, monggo diintip @franyshop. Ini sih iseng doang awalnya eh jadi keterusan.

Path dan lainnya saya gak minat. Menahan diri lebih tepatnya. Kebanyakan socmed, Teona bisa terlantar nanti. Hehehe. Buat saya socmed gak lebih dari sekedar menjalin silaturahmi, semoga aja gak banyak mudharat nya.

Kakek-nenek

Post ini terinspirasi dari sahabat yg kakeknya baru saja meninggal dunia. Innailaihi wa innailaihi rajiun. Beliau meninggal dalam usia 89 tahun. Saya pribadi sempat mengenal beliau tahun 2003 atau 2004, lupa tepatnya. Pokonya saat itu baru masuk kuliah, menemukan genk baru, lagi serunya main nginep-nginepan. Nah pas nginep di rumah temen saya ini pas banget kakek juga nginep di situ. Kita gabung sama kakek, diceritain pengalamannya, dikasih petuah, bercanda seru layaknya kakek-cucu.

Salah satu petuah yg saya ingat: “kalian anak perempuan harus hati-hati dengan laki-laki, karena laki-laki banyak akal bulus-nya” Sebenernya selain cupu juga saya paling anti ngasih harapan ke cowok. Kalo ga suka ga akan saya ladeni cuma demi diajak makan, dianter pulang, atau sekedar asal ada yg ajak nge-date. Soalnya parno kalo tu cowok beneran kepincut atau paitnya jadi dendam saya juga yg repot. Jadi nasihat si kakek sahabat ini makin memperkuat prinsip saya.

Saya sendiri pun teramat dekat dengan kakek-nenek dari keluarga ibu saya. Saat kakek meninggal terlebih dahulu saya masih SD kelas 4, hati saya hancur. Karena saya paling dekat sama beliau. Beberapa tahun yg lalu nenek saya meninggal, hati saya hampa. Gak ada lg alasan saya untuk cuti ngunjungi atau nemani beliau pulang ke Jawa. Kosong rasanya. Beruntunglah kalau amat sayang dengan kakek-nenek dan keduanya masih ada. Karena makin banyak aja kasih sayang yg diterima 🙂

When husband send a message *part 3*

Sebenernya sama sekali gak niat buat bikin ini jadi ber-part kayak gini sih. Cuma ini self reminder aja.

Ada 8 kelelahan yang disukai Allah SWT dan RasulNya :
1 Lelah dalam berjihad di jalan-Nya (QS. 9:111)
2 Lelah dalam berda’wah/mengajak kepada kebaikan (QS.41:33)
3 Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh (QS.29:69)
4 Lelah mengandung, melahirkan, menyusui. merawat dan mendidik putra/putri amanah Illahi (QS. 31:14)
5 Lelah dalam mencari nafkah halal (QS. 62:10)
6 Lelah mengurus keluarga (QS. 66:6)
7 Lelah dalam belajar/menuntut ilmu (QS. 3:79)
8 Lelah dalam kesusahan, kekurangan dan sakit (QS.2:155) Semoga kelelahan dan kepayahan yang kita rasakan menjadi bagian yang disukai Allah dan RasulNya. Aamiin yaa Rabbal-‘aalamiin..

Biasanya dicantumin sumbernya darimana kayak yg part 2. Entah kenapa yg ini gak ada sumbernya. Intinya sih biar saya gak ngeluh berlebihan dan ikhlas jalaninnya. Menurut saya, poin yg saya banget no. 4 dan no. 6 itu beneran gue bangetlah.

Biasanya suami kirim message kayak gini di jam istirahat kerja. Kan suka nanya tuh, kalo pas lg berantem juga sih gimana Teona hari ini, makannya, dll. Biasanya via chat trus ntar kirim message ini. Semoga saya selalu istiqomah ya. Amin 🙂

Dampak Libur Ujian Nasional

Cerita berawal dari tante gue di JOG bbm mengabarkan anaknya yg kls 1 SMA akan libur 3 hari karena anak kls 3 SMA nya Ujian Nasional (UN). Gue iya2 aja karena gue pikir di Jkt bisa gantian diinepin. Ternyataaa, Bonyok gue sibuk, begitupun adik2 gue, tante yg di Bekasi pun sibuk karena beliau guru SMA jadi urus UN juga. Jreng! Jadilah gue yg harus ‘mengasuh’ itu anak. Think about: gue mengasuh 2 anak *tidaakkk*

Day 1: kondangan, beli susu Teona, nafas bentar, abis ashar cus ke Stasiun Gambir jemput si sepupu.

Day 2: karena gerimis-mendung diputuskan kita akan nge-mall ajah dan Mall Grand Indonesia (GI) pun jadi pilihan. Ternyataaa, GI dipenuhi ababil (ABG labil) yg juga pada libur karena UN *tepok jidat*

Day 3: cuaca cukup bersahabat jadi kita mantai di Ancol. Berangkat naik transjakarta yg ternyataaa dipenuhi beberapa genk ababil yg ingin meng-Ancol juga *ya Tuhan* mereka rata-rata akan ke dufan atau atlantis. Sampe sana pun rame dipenuhi rombongan anak-anak TK dan para ibu, asli rameee bangettt. Gue, adik gue, sepupu, dan Teona memilih ke best spot, pantai carnaval back on Ancol Beach Mall. Entah kenapa gue dan suami suka di situ aja. Kepanasan dan laper tinggal melipir ke mall. Toilet dan musolanya pun asik. Pasirnya cakep dan ada panggung yg emang dikhususkan buat weekend night gitu.

image

image

Bosen mantai kita naik gondola (kereta gantung)

image

image

Day 4: pagi ini gue gedubrakan. Karena suami lembur jadi gw siapin deh mulai dari sarapan+makan siang+pudingnya. Nge-pack oleh-oleh si sepupu. Nyiapin sarapan+bekal makan siang dia juga. Sumpah gue service excellent bangetlah pokonya. Lanjut gue anter kembali ke Stasiun Gambir karena om-nya (dari pihak keluarga Ayah nya) mau ketemu sepupu ini dulu sebelum cabut balik. Dia dateng jam 7 sementara gue baru cus jam 7.30 dan sampe Stasiun Gambir jam 8 kurang dikit, si om itu nunggu hampir se-jam. Itupun gue cuma bisa drop si sepupu dan balik karenaaa Teona p*p. Haha. I’m more-than-strong-enough-superwoman!

Haduw, semoga gak sering2 deh kayak gini bisa penuaan dini saya.
P.S. budaya di keluarga saya kurleb kayak gini tapi ini karena mendadak ditaro di posisi kayak gini ya mau ga mau nerima.

Resep: lumpia ala Frany

Saya suka banget gorengan, apalagi kalo lagi ngebut bayar utang puasa kayak sekarang, berasa kurang kalo buka ga ada gorengan. Salah satu yang saya sering buat yaitu lumpia ala saya. Prinsip saya: gampang dan cepat *malesrepot*

Lumpia ala Frany

Bahan:
2 pcs kulit lumpia @ 10 lembar/pcs
1 kentang ukuran besar, potong korek api
1 wortel ukuran besar, potong korek api
50-100 gr daging cincang (sesuaikan dengan banyak kentang dan wortel)
5 siung bawang putih, iris tipis
3 siung bawang merah, iris tipis
10 cabe rawit, iris tipis
1 batang daun bawang, iris
Gua+garam+merica

Cara membuat:
Tumis dengan minyak, bawang merah+bawang putih+cabe rawit. Setelah harum masukkan daging cincang. Masukkan wortel dan kentang beri air sedikit. Tambah gula+garam+merica. Terakhir masukkan daun bawang. Matikan kompor, sisihkan.

Beri terigu+air, kentalkan -> untuk perekat.
Masukkan isian ke kulit lumpia lipat bentuk amplop terakhir rekatkan dengan larutan terigu.
Simpan dalam kulkas selama 1 jam. Keluarkan sebentar, goreng dengan api kecil.

image

image

Hahaha. Aduh ampun deh bentuknya, ancur bangettt. Gapapa lah, yg penting usaha. Kalo cakep ntar publikasi di web masak-masak. LOL. Jadi ngakak geli sendiri 😀