Para ibu muda

Barusan dapet 2 miskol + 1 sms. Isinya: “… tolong tengokin anak2 gue dong, Fran. Gue baru ganti babysitter baru soalnya. Thanks yaa.” Teman saya ini ibu bekerja. Ibu teman saya yg biasa supervisi babysitter lg ke Oz. Makanya dia rada khawatir ninggal para pembantu baru sama anaknya aja.

Tentu saja saya sanggupi, karena saya pun bila di posisi teman saya pasti juga begitu. Belum lama ini pun saya dapet bbm dari tetangga sebelah: “… aku lg beli daging di h*p*rmart nih, kedua anakku aku tinggal. Titip ya kalo mereka ada perlu aku suruh bel tempatmu.” Temanku yg ini IRT. Akupun langsung buka pintu, bel anaknya dan bilang: “kalo bosen atau ada perlu ke tante Frany aja ya, sampe mama kalian pulang. Paling sebentar lagi juga pulang.” Mengingat supermaket tersebut berjarak tidak sampai 5 menit dari tempat saya.

Hal-hal seperti itu lumrah sekali terjadi di tempat kami. Mayoritas para ibu muda baik yang bekerja atau IRT, selalu saja butuh bantuan. Di sini asisten rumah tangga tinggal/lepas dan babysitter menjadi andalan.

Harus saya akui di tengah keragaman etnis di sini, kesibukan masing2, kemacetan yg menggila. Kami selalu berusaha kompak, setidaknya saya dan beberapa tetangga baik di sini. Bersyukur masih bisa saling bantu.

Baiklah, daripada kebanyakan posting. Saya mesti ke tower sebelah dulu nih, memenuhi janji  🙂

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

9 thoughts on “Para ibu muda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s