Potty training & susah makan

Gue STRES!!! Kayaknya tiada hari tanpa ngomel ke Teona sama bapaknya. Ngomel dalam artian ungkapan hati, protes, dan ngeluh. Udah lebih dari 3 minggu gue memulai potty training, masih terus berproses hingga sekarang. Itu aja gw butuh keSABARan yang luar biasa. Cobaan lain datang, yaitu susah makan. Makan berat, entah nasi, bihun, dan sejenisnya laku gak lebih dari 10 suap. Sementara ini yang masih laku semacam kue, roti, puding, biskuit, buah-buahan, dan sejenisnya.

Vitamin pun gak mengembalikan selera makan Teona šŸ˜¦ Gue yang merupakan tipe ibu penyabar berusaha telaten nyediain apa yang lagi dimau si anak. Selain susu UHT, sejak setahun Teona memang dobel UHT sama ASI. Sekarang udah full UHT aja, fix sejak Desember tahun lalu, dia nyapih alami gue nyebutnya karena gak mau nyusu sendiri. 20 bulan Teona ASI eksklusif dan 6 bulan gue menjadi ibu pendonor asi dengan tujuh anak susu: Jihan, Della, Shaina, Alka, Kamaratih, Salsabila, dan Hatta. *Hatta gue donor dengan alasan saat itu dia opname akibat muntaber saat terpaksa harus disapih karena ibunya hamil lagi* Buat gue lumayan bangetlah soal perASIan ini.

Teona bisa request susu UHT, biskuit regal, jeruk imlek (jeruk kecil2 manis dan gak ada biji), dan kerupuk. Selain itu gue mesti bertindak layaknya mbak2 SPG yang nawarin makanan ini itu yang untung-untungan bakal dia cicip trus doyan atau malah dilepeh *hiks* Sebelum Teona susah makan, dia makan berat sembari nonton hi5 itu cukup membantu, jadi dia makan sambil nonton. Tapi sekarang, yah paling beberapa suap saja.

Dokter Spesialis Anak (SpA) Teona tidak menganjurkan untuk kasih vitamin tertentu berkaitan dengan hal ini, karena katanya ada masanya anak doyan sama malas makan. Sementara kalo potty training, kadang bilang kalo mau pipis atau pup. Tapi masih seringan khilafnya sih, kecolongan deh. Tujuan gue karena 3 bulan lagi Teona genap 2 tahun, masa iya mau pampers-an terus. Sekaligus mempersiapkan Teona pas tiba saatnya mulai sekolah nanti tanpa pampers dan udah bisa bilang kalo mau pipis atau pup.

Orang bilang gak terasa ya udah mau 2 tahun aja tapi buat gue yang full urus sendiri, berasa bangeettt. Paling gue suka ngomong ke diri sendiri: sabar2, ga selamanya kok jalani potty training sama susah makan *tarik nafas* Doakan saya!

Advertisements

Author:

Jakarta, Indonesia - I'm a yellow jacket almamater - Ibunya Teona - 30% workingmom 70% motherhood.

2 thoughts on “Potty training & susah makan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s